Breaking News:

Berita Bungo

Tenaga Medis Target Utama Vaksinasi Covid-19, Ini Penjelasan Wakil Bupati Bungo

Bertempat di ruang kerjanya, Apri didampingi Tim Gugus Tugas Covid-19 menyampaikan inti dari pertemuan secara virtual tersebut koordinasi persiapan va

Tribunjambi/darwin
Wakil Bupati Bungo, Apri saat pertemuan secara virtual, koordinasi persiapan vaksinasi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Tenaga kesehatan dan penerapan protokol kesehatan menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Bungo ditengah pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bungo, Safrudin Dwi Apriyanto selepas mengikuti Video Konferensi (Vidkon) dalam rangka pelaksanaan vaksinasi dan kesiapan penegakan protokol kesehatan di Kabupaten Bungo, Selasa (5/1/2021).

Bertempat di ruang kerjanya, Apri didampingi Tim Gugus Tugas Covid-19 menyampaikan inti dari pertemuan secara virtual tersebut koordinasi persiapan vaksinasi.

Baca juga: Nakes di Batanghari Sudah Terima SMS Blast, Ada Pengecualian Penerima Vaksin, Ini Kriterianya

Baca juga: Spoiler Manga Boruto Next Generation Chapter 54 Apa yang Terjadi Pada Anak Naruto? Tusuk Mata Sasuke

Baca juga: TUMBUH Jadi Remaja Cantik, Alleia Ananta Anak Ariel NOAH Bukan Diperebutkan Pria, Melainkan Ibu-ibu

“Pagi ini kita melaksanakan kegiatan rakor bersama dengan Menteri Kesehatan, Mendagri juga Kepala BNPB RI melalui video conference yang pada intinya akan tentang persiapan koordinasi vaksinasi covid-19 di Indonesia dan Kabupaten Bungo,” katanya.

Wabup Apri menyebutkan bahwa Presiden RI secara simbolis pada tanggal 13 Januari 2021 mendatang mengecek kesiapan vaksinasi sampai ke daerah.

Sedangkan untuk Kabupaten Bungo, Wabup Apri mengatakan vaksin yang datang secara bertahap tersebut akan diutamakan pada tenaga kesehatan.

"Yang pertama akan kita vaksin yaitu tenaga kesehatan. Kemudian yang menjadi fokus kita adalah untuk meningkatkan kepatuhan kepada protokol kesehatan," tegasnya.

Sebab menurutnya, penerapan protokol kesehatan saat ini cenderung belum dioptimalkan.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama tetap waspada, juga betul-betul mematuhi prinsip tiga m yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

"Kalau itu (3M) sama-sama kita jalankan mudah-mudahan akan berkurang, tapi kalau tidak maka kita khawatir juga akan terjadi peningkatan kasus Covid-19, apalagi sudah masuk sekolah yang butuh peran kita semuanya nanti," ujarnya.

Sementara untuk teknis pelaksanaannya di tingkat kabupaten, pihaknya akan mendapatkan penjelasan dari Menteri Kesehatan RI.

"Dan ini akan kita bicarakan dengan Gugus Tugas juga karena prinsipnya kita perlu edukasi kepada masyarakat,” pungkas Wabup.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved