3.058 Lebih Rumah di Kota Jambi Terendam
Sebanyak 3.058 rumah di Kota Jambi terendam banjir setelah diguyur hujan deras sejak Rabu (30/12/2020) malam hingga Kamis (31/12).
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 3.058 rumah di Kota Jambi terendam banjir setelah diguyur hujan deras sejak Rabu (30/12/2020) malam hingga Kamis (31/12).
Jumlah itu Tribun himpun dari sejumlah camat dan lurah. Diyakini, data riil rumah yang terendam jauh lebih besar. Sebab data tersebut baru dari lima kecamatan.
Kecamatan Alam Barajo yang terdampak paling parah bila dilihat dari jumlah rumah yang terendam. Tercatat ada 1.695 rumah di lima kelurahan.
Lima kelurahan tersebut yaitu Bagan Pete, Mayang Mangurai, Rawasari, Kelurahan Beliung, dan Kenali Besar.
"Terdata ada 38 RT yang terendam banjir. Kalau jumlah KK belum dapat. Karena saya lagi konfirmasi kepada para lurah," ungkap ucap Ikhsan, Camat Alam Barajo, Jumat (1/1).
Menurut Ikhsan, sejauh ini tidak ada warga Alam Barajo yang dievakuasi. Kecuali, mereka memilih mengungsi sebentar ke rumah keluarga.
"Info lebih lanjut setelah saya pulih," ujarnya meminta meminta waktu untuk beristirahat karena tidak enak badan.
Banjir di penghujung tahun ini terbilang banjir besar. Daerah yang biasanya tak terkena banjir kini justru ikut terendam.
Bambang, Lurah Kenali Asam Bawah, ketika dikonfirmasi mengatakan di Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, banjir ini merupakan banjir kedua dan terbesar.
"Ini kejadian kali kedua dan banjir kemarin yang paling besar pertama kali di Kenali Asam Bawah," ungkapnya.
Kata dia, di RT 24 ada 27 rumah dan 6 KK sudah dievakuasi. Ada satu KK yang menurutnya belum mau dievakuasi.
Total ada 377 kepala keluarga (KK) dengan jumlah rumah terendam 415 rumah yam terdampak banjir di kelurahan ini.
"Selama dua hari warga disiapkan dapur umum yang bertempat di Masjid Nururahman di mana warga dievakuasi. Bantuan yang diterima dari Dinsos Kota Jambi, Baznas Provinsi Jambi, dan Orari lokal Jambi berupa sembako" ungkap Budiman, Lurah Paal V.
Di wilayahnya sebanyak 372 rumah terendam. Banjir juga merendam kendaraan warga selain barang-barang di dalam rumah.
Rini Yuliani, Camat Jelutung menyampaikan di tempatnya sebanyak 464 rumah dari 14 RT terendam. Terparah berada di Kelurahan Jelutung. Dia bilang sejauh ini tidak ada warga maupun ternak yang menjadi korban jiwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/warga-sarapan-rumah-banjir.jpg)