Breaking News:

Lanjutkan Pemulihan Gambut dan Mangrove, Pemerintah Perkuat Kebijakan Iklim

Tepat 23 Desember lalu, Presiden menetapkan beleid itu melalui perubahan nama BRG menjadi Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).

istimewa
Setelah membentuk Badan Restorasi Gambut pada Januari 2016 lalu, Presiden Joko Widodo kembali menegaskan komitmennya untuk pemulihan lingkungan dengan memperpanjang BRG sekaligus menambah tugasnya untuk mempercepat rehabilitasi ekosistem mangrove. Tepat 23 Desember lalu, Presiden menetapkan beleid itu melalui perubahan nama BRG menjadi Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM). 

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah membentuk Badan Restorasi Gambut pada Januari 2016 lalu, Presiden Joko Widodo kembali menegaskan komitmennya untuk pemulihan lingkungan dengan memperpanjang BRG sekaligus menambah tugasnya untuk mempercepat rehabilitasi ekosistem mangrove.

Tepat 23 Desember lalu, Presiden menetapkan beleid itu melalui perubahan nama BRG menjadi Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).

Kepala BRGM yang baru, Ir. Hartono, M.Sc. mengatakan bahwa tugas ini memang berat. Namun demikian ia optimistis dapat melakukannya, berbekal pengalaman mengawal restorasi gambut lima tahun sebelumnya (2016-2020).

Hartono adalah Sekretaris BRG yang kini ditunjuk menjadi Kepala BRGM. Dalam menjalankan tugas yang diberikan untuk empat tahun ke depan, BRGM akan bekerja bersama lebih erat dengan Kementerian LHK, Kementerian PUPR, dan Kementerian/Lembaga serta stakeholders lainnya.

Presiden Joko Widodo kembali menegaskan komitmennya untuk pemulihan lingkungan dengan memperpanjang BRG sekaligus menambah tugasnya untuk mempercepat rehabilitasi ekosistem mangrove.
Presiden Joko Widodo kembali menegaskan komitmennya untuk pemulihan lingkungan dengan memperpanjang BRG sekaligus menambah tugasnya untuk mempercepat rehabilitasi ekosistem mangrove. (istimewa)

“Sesungguhnya ada kaitan erat antara ekosistem gambut dan mangrove. Di beberapa pulau kecil bergambut di Riau misalnya, keberadaan mangrove penting untuk melindungi pulau dari abrasi. Kerusakan mangrove tentu jadi ancaman pula pada ekositem gambut yang ada karena kedua ekosistem ini banyak juga yang saling terhubung,” demikian disampaikan Hartono usai acara serah terima jabatannya dengan Kepala BRG 2016-2020, Ir. Nazir Foead, M.Sc di Jakarta (29/12).

Dihubungi terpisah, Direktur Wetlands International Indonesia, Nyoman Suryadiputra mengatakan “Didalam mengelola ekosistem gambut dan mangrove, BRGM perlu mengacu pada komitmen pemerintah Indonesia terkait penurunan GRK karena ekosistem ini kaya karbon dan berperan penting dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.” 

Selain itu, tambah Nyoman, pengelolaan ekosistem gambut dan mangrove merupakan pekerjaan lintas sektoral dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan baik pemerintah, masyarakat dan swasta. BRGM, usul Nyoman, perlu menciptakan lokasi percontohan atau demo plot terkait restorasi gambut dan mangrove di provinsi prioritas. 

Setelah membentuk Badan Restorasi Gambut pada Januari 2016 lalu, Presiden Joko Widodo kembali menegaskan komitmennya untuk pemulihan lingkungan dengan memperpanjang BRG sekaligus menambah tugasnya untuk mempercepat rehabilitasi ekosistem mangrove.
Setelah membentuk Badan Restorasi Gambut pada Januari 2016 lalu, Presiden Joko Widodo kembali menegaskan komitmennya untuk pemulihan lingkungan dengan memperpanjang BRG sekaligus menambah tugasnya untuk mempercepat rehabilitasi ekosistem mangrove. (istimewa)

Restorasi gambut yang dikawal BRG sejak 2016 menunjukkan hasil nyata di tingkat tapak. 

Tak kurang dari 835 ribuan hektare lahan gambut di kawasan konservasi, lahan masyarakat serta areal hutan tidak berizin telah dilakukan pembenahan tata air dengan maksud agar lahan gambut basah lebih lama.

Sementara itu, asistensi teknis juga diberikan untuk 186 perusahaan perkebunan dengan luas wilayah yang masuk target restorasi 538.439 hektare (96,89% dari target). 

Halaman
12
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved