Breaking News:

Berita Selebritis

Investigasi Tewasnya 6 Laskar FPI, Komnas HAM Temukan Bukti-bukti Mengejutkan Ini

Investigasi Tewasnya 6 Laskar FPI, Komnas HAM Temukan Bukti-bukti Mengejutkan Ini

Editor: Heri Prihartono
ist
Enam Anggota FPI yang tewas ditembak mati Polisi (Istimewa) 

TRIBUNJAMBI.COM - Investigasi Kasus tewasnya enam Laskar Front Pembela Islam ( FPI)  dilakukan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM).

Penyelidikan kasus ini dilakukan Komnas HAM sejak tanggal 7 Desember.

Bahkan, lembaga yang didirikan oleh Presiden Soeharto pada 1993 lalu itu juga sudah memanggil Jenderal asal Makassar, Irjen Pol Fadil Imran.

Kadiv Humas Mabes Polri Argo Yuwono (memegang microphone): Polri menggelar 58 adegan di empat TKP rekonstruksi penembakan enam laskar FPI pengikut Rizieq Shihab di sejumlah lokasi, Senin (14/12/2020) dini hari.
Kadiv Humas Mabes Polri Argo Yuwono (memegang microphone): Polri menggelar 58 adegan di empat TKP rekonstruksi penembakan enam laskar FPI pengikut Rizieq Shihab di sejumlah lokasi, Senin (14/12/2020) dini hari. (Istimewa)

Tak hanya itu, Komnas HAM juga memanggil anggota FPI yang menjadi kader Habib Rizieq Shihab.

Komnas HAM telah mengumpulkan beberapa alat bukti dari proyektil peluru hingga rekaman CCTV.

Dikutip dari keterangan persnya di kanal Youtube Kompas TV, Komisioner Komnas HAM, Amiruddin menyampaikan adanya alat bukti berupa poreyektil peluru dan selongsong dari hasil penyelidikannya, Senin (28/12/2020).

"Mendapatkan sejumlah barang yang bisa dinyatakan sebagai bukti, memang perlu kami uji lagi. Diantaranya, pertama, proyektil peluru dan selongsong," ujar Amiruddin.

Dua alat bukti itu didapatkan di jalanan tragedi penembakan terjadi, yakni sekitar Km 50.

Selain itu, pihak Komnas HAM juga telah mengumpulkan bukti lain, yakni serpihan mobil hasil dari bentroknya dua mobil Polri dan Laskar FPI.

"Semacam serpihan atau pecahan dari bagian mobil yang kita duga memang saling serempetan," ujar Komisioner HAM itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved