Tenaga Medis dan Pasien Covid-19 Terbukti Berbuat Asusila di Wisma Atlet, Langsung Dipolisikan

Pasangan sesama jenis ketahuan berbuat asusila di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet,  Kemayoran, Jakarta Pusat, langsung dipolisikan.

Editor: Rohmayana
ist
Wisma Atlet setelah dimodifikasi menjadi Rumah Sakit Darurat untuk corona. 

Sehingga, ketika ada pasien tanpa gejala yang baru, belum tentu bisa langsung masuk ke Wisma Atlet.

Sebab, dilakukan kebijakan giliran untuk menerima pasien tanpa gejala antara Wisma Atlet, Tower 8 di Pademangan, dan fasilitas kesehatan lain untuk OTG di Jakarta.

"Kita bergantian dengan Tower 8 yang di Pademangan, di sana kalau sudah meningkat distop. Kemudian kami mengisi lagi di Wisma Atlet,

Baca juga: 6 Bahaya Menahan Kencing, Bisa Sebabkan Infeksi Saluran Kemih

ketika di tower 5 meningkat kami stop, masuk ke Tower 8, atau ke tempat-tempat isolasi yang di Jakarta," kata Tugas.

"Jadi ini adalah suatu koordinasi yang saya kira sampai saat ini sangat bagus. Artinya bukan betul-betul tidak terima sama sekali, tapi ini hanya bergiliran," ucap Tugas.

Tugas mengatakan, saat ini Tower 5 yang diisi oleh pasien tanpa gejala huniannya sudah mencapai 69,87 persen. Sedangkan, jumlah tempat tidur yang tersedia kurang lebih sekitar 400 unit.

"Jadi ini masih ada 400 bed lebih kira-kira yang bisa menampung, dan ini kami terus pantau dengan Tower 8, sehingga tower OTG ini betul-betul optimal untuk berikan layanan pada pasien," kata Tugas.

Ilustrasi pasien Covid-19.
Ilustrasi pasien Covid-19. (Chine Nouvelle/sipa/rex/dailaymail)

Ia menuturkan, dengan melakukan langkah bergilir untuk menampung pasien-pasien tanpa gejala, penanganan Covid-19 diharapkan dapat berjalan dengan baik.

Hal ini, kata dia, dilakukan untuk memberikan sesuatu kenyamanan dan perhatian kepada para perawat, para dokter, dan tenaga yang lain supaya betul-betul dalam kondisi yang selalu fresh.

"Karena dengan meningkatnya katakanlah sampai di atas 80 persen (pasien Covid-19) pasti akan memberikan suatu tingkat volume pekerjaan yang tinggi, kelelahan, dan stres yang lebih tinggi," ucap Tugas. (*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Terbukti Berbuat Asusila di Wisma Atlet Kemayoran, Kapendam Jaya Bakal Polisikan Pasangan LGBT,
Penulis: Desy Selviany

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved