Breaking News:

Berita Kota Jambi

Ditresnarkoba Polda Jambi Tetapkan Isam Sebagai DPO Kasus Sabu-sabu Jaringan Aceh

Isam, warga Kota Jambi sebagai daftar pencarian orang (DPO) kasus narkotika jenis sabu-sabu jaringan Aceh.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/Aryo Tondang
Ilustrasi. Dirresnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol Dewa Putu Gede Ega Purwitha memeriksa barang bukti, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi tetapkan Isam, warga Kota Jambi sebagai daftar pencarian orang (DPO) kasus narkotika jenis sabu-sabu jaringan Aceh.

Isam ditetapkan sebagai DPO Ditresnarkoba Polda Jambi, setelah dua orang rekannya warga Aceh, yakni Nurfita Hasanah (30) Nurmi Husen (55) dan rekannya warga Kota Jambi, Chandra Hariyadi (35) berhasil diringkus petugas, beberapa waktu lalu, dengan total barang bukti  410,43 gram narkotika jenis sabu-sabu.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Jambi, AKBP Agus Suryono mengatakan, Isam berperan sebagai penjemput sabu-sabu, dan akan diedarkan di Kota Jambi.

"Saat ini pelaku sudah kita tetapkan sebagai DPO, dan masih dalam pengejaran," kata Agus, Sabtu (26/12/2020) sore.

Saat mengetahui tiga orang rekannya diamankan petugas, diduga kuat, Isam langsung melarikan diri ke luar Kota Jambi.

"Kita duga lari keluar kota, tetapi akan kita kejar terus," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, dua orang ibu rumah tangga (IRT) asal Aceh diringkus Ditresnarkoba Polda Jambi, saat tertangkap tangan membawa 410,43 gram narkotika jenis sabu-sabu.

Baca juga: WHO Larang Kebijakan Memaksa Vaksin Covid-19, Bagaimana dengan DKI Jakarta yang Mewajibkan Vaksin?

Baca juga: 7 Gejala Terkait dengan Varian Baru Virus Corona, Penderita Bisa Sakit kepala dan Kebingungan

Baca juga: Unggah Video dengan Pakaian Terbuka, Netizen Fokus dengan Tato Pada Bagian Tubuh Celine Evangelista

Kedua kurir sabu-sabu tersebut diringkus, sesaat setelah tiba di sebuah loket bus, antar kota antar provinsi, yang berada di Jalan Pattimura, Alam Barajo, Kota Jambi, Selasa (15/12/2020) lalu.

Untuk mengelabui petugas, kedua IRT tersebut, menyimpan sabu di dalam kain tas gendongan bayi.

Dirresnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol Dewa Putu Gede Artha mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk terhindar dari pelacakan petugas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved