Breaking News:

Nelayan Hilang

Pamit Tangkap Undang Ketak, Nelayan Dusun Betara Makmur Dinyatakan Hilang Sejak Dua Hari Lalu

Korban yang merupakan seorang Nelayan terakhir kali pamit untuk pergi melaut mencari udang ketak. 

Samsul bahri
Pencarian satu orang nelayan asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat dinyatakan hilang sejak Rabu (16/12/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL-M. Kartono (40) warga RT 02 Dusun Betara Makmur, Desa Betara Kanan, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dinyatakan hilang sejak dua hari lalu.

Korban yang merupakan seorang Nelayan terakhir kali pamit untuk pergi melaut mencari udang ketak

Korban diketahui pergi mencari udang ke wilayah Perairan Sungai Ayam Kecamatan Mendahara Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada Rabu (16/12) sekira pukul 17.00 wib.

Sementara itu, informasi yang diterima bahwa tim pencarian menemukan Pompong milik korban beserta jaring di Perairan Sungai Ayam, namun korban tidak ditemukan. 

Terhadap hal tersebut, Jumat (18/12) Satpolairud Polres Tanjabbar, Marnit Kuala Tungkal Polda Jambi, Basarnas dibantu dengan massyarakat Kuala Betara dengan membawa 10 pompong melakukan pencarian disekitar wilayah perairan sungai ayam. 

Disampaikan oleh Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro menyebutkan bahwa pihaknya juga di bantu oleh pihak BKTM dan keluarga korban sebanyak 7 orang Dengan menggunakan 3 unit Pompong. 

Sementara itu pihak Satpolair Polres Tanjabbar melakukan upaya dengan cara menginformasikan kepada nelayan pencari udang ketak yang tinggal di parit IV Kampung Nelayan agar menginformasikan kepada Satpolair jika menemukan keberadaan korban. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Polda Jambi Periksa 4 Orang Massa Amin yang Orasi di Depan Polda Jambi

Baca juga: Tutupan Hutan Jambi Tinggal 800 Ribu Hektare, Satu Hutan Lindung Gambut Menghilang

Baca juga: BOCOR Tarif Kencan Artis TA yang Terjerat Prostitusi Online, 4 Muncikari Ditangkap Lebih Dulu

"Kita juga koordinasi dengan pihak Satpolair Polres Tanjabtim tentang adanya Kejadian orang Ilang di sekitar wilayah perairan sungai ayam. Kemudian kita juga koordinasi bersama dengan Basarnas dengan tujuan perencanaan pencarian korban," pungkasnya. 

(Tribunjambi/samsul bahri)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved