Breaking News:

Kisah Kopassus

Kisah Kopassus, Sejarah Pisau Komando Pasukan Baret Merah, Dibuat Bukan Untuk Mengiris.

Bukan dengan teknologi, melainkan duel tangan kosong atau dengan pisau andalannya.

ist
anggota Kopassus 

TRIBUNJAMBI.COM - Dididik dengan ragam latihan bak 'neraka' dan yang tak mampu dibuang dari satuan. Satu yang menandakan ciri kental dari Komando Pasukan Khusus adalah kemampuan tarungnya.

Bukan dengan teknologi, melainkan duel tangan kosong atau dengan pisau andalannya.

Dalam menjalankan suatu misi, tak kala anggota Kopassus dilengkapi senjata dalam medan perang.

Misalkan saja senjata api laras panjang, Kopassus sendiri diketahui sering gunakan senjata serbu hingga pisau tajam yang sangat legendaris sejarahnya.

Baca juga: Kisah Kopassus, Lakukan Serangan Kilat saat Menumpas Para Pembajak dan Selamatkan Sandera

Baca juga: Kisah Kopassus, Bikin Geger Pasukan Musuh Saat Anggota Baret Merah Tembak Jarak Jauh Tanpa Teropong

Baca juga: Kisah Kopassus, Pengalaman Seorang Pramugari Berpacaran dengan Anggota Baret Merah

Pisau itu dinamai pisau komando.

Kehebatan Personel Kopassus tidak terlalu bergantung dan mengandalkan teknologi canggih.

Tiap anggota Kopassus memiliki kemampuan bela diri yang cakap.

Saking hebatnya, disebutkan satu prajurit Kopassus sebanding dengan lima prajurit biasa.

Kemampuan yang dimiliki anggota Kopassus, antara lain kemampuan bela diri, bertahan hidup (survival), kamuflase, strategi, daya tahan, gerilya, membuat perangkap dan lain-lain.

Ternyata, satu di antara senjata yang menjadi penunjang dan andalan personel Kopassus, yaitu pisau komando.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved