Hasil Sinergi dan Kolaborasi TPKAD Pemprov, Kabupaten Kerinci, OJK & Bank Jambi Diganjar Award 2020
RAKORNAS Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) tahun 2020 belum lama ini, yang dilakukan secara virtual dan dihadiri langsung Presiden
Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - RAKORNAS Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) tahun 2020 belum lama ini, yang dilakukan secara virtual dan dihadiri langsung Presiden RI Ir. H. Joko Widodo (Jokowi), Ketua Dewan Komisioner OJK, Menteri Perekonomian, Mendagri dan beberapa menteri lain. Melambungkan nama Jambi dikancah nasional.
Pasalnya Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci, masing-masing berhasil mendapatkan award dalam Rakornas TPKAD tahun 2020.
Kepala OJK Provinsi Jambi, Endang Nuryadin didampingi Kasubag Pengawasan Bank, Novian Suhardi mengatakan, dalam hasil Rakornas TPKAD tahun 2020 menghasilkan beberapa poin penting, pertama menjelaskan roadmap TPKAD tahun 2020 hingga tahun 2025 mendatang, bagaimana nantinya angka inklusi keuangan ditahun 2024 dapat mencapai 90 persen, artinya dari 100 orang penduduk, 90 orang pemduduk telah memiliki tabungan pada lembaga keuangan.
Karena TPKAD merupakan forum sinergi pihak-pihak pemangku kepentingan terkait Bank Indonesia (BI), OJK, pemda, akademisi, Industri Jasa Keuangan (IJK) baik bank maupun non bank, pasar modal.
Bahkan ditahun 2021 mendatang, guna menjauhkan masyarakat dari rentenir, perbankan dalam hal ini Bank Jambi telah membuat program Credit Anti Rentenir (CAR).
"TPKAD yang pada awalnya terbentuk adalah TPKAD Provinsi Jambi, yang terbentuk tahun 2016 dan TPKAD Kabupaten Kerinci yang terbentuk tahun 2017, saat itu pelaksanaan belum maksimal. Secara bertahap 2 TPKAD tersebut kami maksimalkan, hingga akhirnya mendapatkan award dalam Rakornas TKAD tahun 2020," kata Endang Nuryadin didampingi Kasubbag Pengawasan Perbankan Novian Suhardi Senin (14/12/2020) lalu.
Baca juga: Tim Haris-Sani Sebut Dapatkan Suara 35 Persen di Sarolangun, Pleno di KPU Sarolangun Tak Ada Masalah
Baca juga: Tim Sukses Cagub Provinsi Jambi 2020 Jalani Sidang Pelanggaran Pemilu di PN Jambi
Baca juga: Disdik Sungai Penuh Siapkan Segala Sesuatu untuk Sekolah Tatap Muka
Dikatakannya, bagaimana forum yang tergabung dalam TPKAD baik ditingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, untuk meningkatkan akses keuangan khususnya UMKM, agar dalam membantu UMKM ini Mudah, Murah dan Cepat.
Beberapa program TPKAD diperlukan akses keuangan, dan untuk Provinsi Jambi Ketua Pokja Keuangan adalah Dirut Bank Jambi Dr. H. Yunsak El Halcon, SH.,MSi. Salah saru tugas perluasan akses keuangan adalah bagaimana kredit atau pembiayaan melawan rentenir.
TPKAD Provinsi Jambi melalui Bank Jambi memiliki Kredit Tuntas 2021, dengan skema pembiayaan Mudah, Murah dan Cepat.
"Ini adalah sinergi Pemprov Jambi, Bank Jambi dan OJK Provinsi Jambi. Kredit Tuntas 2021 artinya pinjaman kredit Rp. 2 juta dalam jangka waktu 1 tahun dan bunga hanya 3 persen selama 3 tahun, ini berlaku bagi UMKM. Selain itu Bank Jambi pun kami minta untuk memperbanyak agen Laku Pandai, sebagai perpanjangan tangan bank dipelosok desa," terangnya.
Dalam TPKAD pihaknya pun berupaya untuk memaksimalkan keberadaan Bumdes, sebagai ujung tombak untuk meningkatkan akses keuangan, termasuk melakukan literasi dan edukasi yang dilakukan seluruh anggota tim TPKAD mulai dari OJK, BI, Bank Jambi, IJK, termasuk melakukan pendampingan.
Pada Rakornas TPKAD tahun 2020 lalu, sebanyak 32 TPKAD Provinsi dan 224 Kabupaten/KotaTPKAD di Indonesia. Khusus di Jambi yang telah memiliki TPKAD adalah Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci, yang keduanya berhasil mendapatkan award secara nasional.
Untuk award yang berhasil diraih TPKAD Provinsi Jambi berkaitan dengan Program UKM terbaik, dengan Kredit Tuntas 2021 dengan aplikasi yang dimiliki OJK, BI dan pemda setempat, bagaimana memberdayakan UMKM agar maju.
Sedangkan award yang berhasil diraih TPKAD Kabupaten Kerinci berkaitan karena Cabang Bank Jambi Kerinci membantu OJK dalam melaksanakan program-program TPKAD di Kabupaten Kerinci, sebagai Kabupaten yang mengimpelemntasikan pemberdayaan desa terbaik.
"Terimakasih Ketua Poka Keuangan bapak Yunsak El Halcon, yang memiliki generic model untuk membatasi pergerakan rentenir kepada masyarakat dan pelaku UMKM. Bank Jambi selama ini telah melakukan pendampingan kepada masyarakatdesa untuk diberdayakan. Kalau tisak dibantu Bank Jambi tentu program TPKAD tidak akan berjalan lancar," paparnya.