Senin, 18 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

VIDEO Viral Pasukan PBB Asal Aceh Ajarkan Anak-anak Sudan mengaji dan Sholawatan

Belasan anak-anak yang memakai baju seadanya, terlihat antusias mengikuti setiap ayat yang dibaca oleh pasukan perdamaian tersebut.

Tayang:
Editor: Rian Aidilfi Afriandi

Sebelum bertugas sebagai anggota pasukan perdamaian PBB di Sudan, ia mengajarkan Alquran kepada santri di pondok pesantren Markaz Al Islah Al Aziziyah, kecamatan Lueng Bata Banda Aceh.

Nabhani Akbar, polisi yang bertugas di Mapolda Aceh ini juga terkenal sebagai qari.

Ia tidak hanya bertugas sebagai abdi negara, tetapi juga sebagai guru bagi para santri di Dayah Markaz Al Islah Al Aziziyah, Banda Aceh.

Kegiatan mengajar ini ia lakukan sore hari sepulang bertugas dari rutinitasnya sebagai polisi.

Setiap hari, pria berpangkat Brigadir Satu (Briptu) ini selalu meluangkan waktunya untuk mengajarkan tilawah Alquran dan Bahasa Arab kepada puluhan santri, yatim korban tsunami dan korban konflik yang berasal dari seluruh Aceh.

Sebenarnya, sejak menjadi anggota polisi tahun 2014, Nabhani sudah menjadi guru ngaji bagi masyarakat di sekitar tempat tinggalnya di kawasan Polsek Luengbata, Kota Banda Aceh.

Ia juga pernah menjadi juara Musabaqah Tilawatil Quran Polda Aceh pada tahun 2016.

Atas prestasi tersebut, ia mendapatkan hadiah umrah ke Tanah Suci.

Selain itu, akibat kecakapannya dalam berbahasa Arab, Nabhani juga ditugaskan ke Sudan dalam misi perdamaian PBB sebagai penerjemah Bahasa Arab.

Kemahirannya berbahasa Arab itu dia dapatkan saat menempuh pendidikan di salah satu dayah di kampung halamannya, Bireuen.

Ilmu itulah yang kemudian ia aplikasikan kepada santri-santri di dayah tempat ia mengajar dan tinggal saat ini.

Selama proses belajar, ia kerap menyampaikan pesan-pesan bermanfaat kepada muridnya, terlebih para anak didiknya didominasi oleh santri usia remaja.

“Apa yang saya lakukan ini merupakan salah satu kewajiban di luar tugas pokok kepolisian dan menjadi tanggung jawab saya sebagai anggota Polri,” kata Briptu Nabhani.

Dia juga mengaku sangat senang bisa mengajar mengaji, mengajar kitab dan Bahasa Arab bagi anak-anak yatim tersebut.

"Rasa penat dan lelah di kantor hilang seketika jika sudah mengajar para santri di sini," imbuhnya saat diwawancarai Serambi, Rabu (1/7/2020).

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved