Breaking News:

Harga Emas

Harga Emas Spot Naik Tipis 0,07% ke US$ 1.837,83 per ons troi, Naik Tipis

Harga emas spot naik tipis 0,07% ke US$ 1.837,83 per ons troi dari posisi kemarin pada US$ 1.836,57 per ons troi

Editor: Fitri Amalia
Tribunnews
Ilustrasi logam mulia 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebelumnya harga emas sempat bikin cemas.

Tetapi saat ini harga emas menguat cenderung mendatar di awal perdagangan Jumat (11/12).

Para investor emas masih bisa bernafas lega walau tidak bisa lepas memantau pergerakan harga emas.

Dalam tiga hari perdagangan terakhir hingga hari ini, harga emas bergerak di rentang sempit.

Jumat (11/12) pukul 7.04 WIB, harga emas spot naik tipis 0,07% ke US$ 1.837,83 per ons troi dari posisi kemarin pada US$ 1.836,57 per ons troi.

Baca juga: Harga Emas Sore Ini (12.12) di Pegadaian Stagnan, Emas Antam Rp 1.921.000 Emas UBS Rp 941.000

Baca juga: Harga Emas Batangan Antam Turun Tipis di Pegadaian Hari Ini (11/12), Harga Emas UBS Tetap

Baca juga: Harga Emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Aneka Tambang Turun Rp 10.000 per gram

Sedangkan harga emas kontrak pengiriman Februari 2021 di Commodity Exchange berada di US$ 1.840,10 per ons troi, menguat 0,15% ketimbang harga kemarin.

Dalam sepekan, harga emas cenderung datar. Akhir pekan lalu, harga emas spot berada di US$ 1.838,86 per ons troi, tidak jauh dari posisi terakhir.

Harga emas kontrak Februari juga berada di US$ 1.840 per ons troi, hampir sama dengan posisi sekarang.

"Kegagalan teknis di atas US$ 1.850 membuat pembeli kurang agresif," kata Tai Wong, kepala perdagangan derivatif logam dasar dan mulia di BMO kepada Reuters. 

Harga emas hari ini naik tipis setelah data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa klaim pengangguran naik jauh lebih tinggi daripada prediksi awal.

"Ke depan, emas sedang mencari kisaran yang nyaman dengan prospek kenaikan yang mulus secara keseluruhan," imbuh Wong. 

Sementara European Sentral Bank (ECB) kembali melonggarkan kebijakan dan menjaga pemerintah, biaya pinjaman perusahaan pada rekor terendah. Ini adalah upaya bank sentral Eropa untuk membantu ekonomi zona euro yang menderita akibat gelombang kedua pandemi. Tapi "ada beberapa kekecewaan dengan ekspektasi bahwa mereka (ECB) akan memperpanjang program bukan sembilan, tapi 12 bulan," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA. 

Moya menambahkan, banyak investor lebih berhati-hati menjelang liburan, "Anda akan melihat pergerakan yang lebih tidak menentu karena volume yang tidak stabil," ujar Moya. 

Emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, telah meningkat sekitar 21% sepanjang tahun ini yang didukung oleh stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dikeluarkan di seluruh dunia pada tahun 2020.

Baca juga: Proyeksi Investasi Emas 2021: Emas Bisa Kembali Jadi Perhatian

Baca juga: Prospek Investasi Emas Tahun 2021 Diperkirakan Tidak Sebagus Tahun Ini

Baca juga: Emas Kemungkinan Bergerak Terbatas, Saham Potensi Capital Gain Terbanyak Tahun Depan

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Harga emas naik tipis, cenderung flat dalam sepekan terakhir

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved