Investasi Emas
Proyeksi Investasi Emas 2021: Emas Bisa Kembali Jadi Perhatian
Beberapa faktor disampaikan bisa menjaga kenaikan harga emas tahun depan
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Tahun ini emas fisik menjadi primadona untuk investasi.
Harga yang melonjak naik dibandingkan tahun lalu membuat kilau emas fisik makin menarik.
Walaupun ada penurunan harga t emas etapi harga tidak terlalu turun jauh.
Menurut Bussines Manager Indosukses Futures Suluh Adil Wicaksono menyebut logam mulia Antam mencetak rekor tertingginya.
Kemilau harga emas Antam sempat mencapai level Rp 1.065.000 per gram.
Baca juga: Prospek Investasi Emas Tahun 2021 Diperkirakan Tidak Sebagus Tahun Ini
Baca juga: Harga Emas Hari ini (9/12) di Pegadaian Naik Tipis, Emas Antam Rp 1.922.000 Emas UBS Rp 941.000
Baca juga: Ingat Putri Ayu? Runner Up IMB yang Dulu Bius Penonton dengan Suara Emasnya, Eksis di Tarik Suara
Pada awal tahun 2020, Siluh mencatat harga emas masih pada kisaran harga Rp 600.000 per gram.
Suluh menyebut emas bisa kembali menjadi perhatian pada tahun 2021 mendatang.
Bukan target yang mustahil harga emas akan kembali mencetak rekor di tahun 2021.
"Tahun depan masih potensial untuk menembus rekor kembali," ujar Suluh kepada Kontan.co.id, Senin (7/12).
Meski pun saat ini disebutkan Suluh harga emas sedang terkoreksi, tetapi telah terdapat level psikologis dari emas.
Suluh yakin harga emas tidak akan terkoreksi di bawah Rp 900.000 per gram.
Pengerek harga emas salah satunya adalah pandemi virus corona (Covid-19).
Sejak Maret 2020 lalu harga emas terus mengalami kenaikan.
"Tahun 2021 faktor itu tak bisa dijadikan pendongkrak harga emas lagi," terang Suluh.
Baca juga: Oknum Pensiunan PNS di Kota Jambi Nyaris Dihajar Massa, Tertangkap Tangan Mencuri Emas
Beberapa faktor disampaikan bisa menjaga kenaikan harga emas.