Contoh Naskah Drama Natal untuk Anak-anak dan Remaja, Judul Hadiah yang Paling Berharga
Berikut contoh naskah drama natal berjudul hadiah yang paling berharga yang bisa dipentaskan saat perayaan Natal 2020.
Si Ganteng : Sama dong nasib kita,.. Aku juga lagi kecewa nih, alasannya Sepatu impianku gagal kumiliki. Masakan harus pake sepatu Natal yang tahun lalu. Malu- maluin. Ini semua gara- gara kakakku harus bayar uang semesteran kuliahnya, eh, saya yang jadi korban. Kesal!
Si Pintar : Aku yang paling sedih. Aku nih, hobi sekali membaca. Papaku beri saya hadiah natal buku dongeng Harry Potter yang edisi terbaru. Aku sangat bahagia. Tapi adikku malah berulah, buku ku hancur di sobekkannya. UUUU…. Sedih sekali…
Narator : Ooooo… itu ya alasannya sehingga wajah kalian semua pada cemberut. Coba kalian lihat nih, anak wanita ini..
(Masuk si Sederhana sambil tersenyum gembira)
Si Sederhana : Teman- teman… mengapa kalian bersedih hanya alasannya hadiah- hadiah yang gampang habis dan gampang rusak ibarat itu? Coba kalian mempunyai hadiah ibarat hadiahku, niscaya kalian tidak akan pernah bersedih.
Ke- 5 anak : Emang hadiah Natal kau apa?
Si sederhana : Hadiah ku itu awet sifatnya, tidak akan pernah habis, rusak atau hilang. Akan tetap ada selamanya, dan yang terpenting lagi bagi yang memilikinya akan selalu bergembira
Ke- 5 anak : Apa dong? Berikan kami hadiah itu…
Baca juga: Nonton Via HP Sinetron Ikatan Cinta Malam Ini 11 Desember 2020, Elsa Ditangkap Polisi
Si Sederhana : Hmmmm…. (sambil tersenyum). Aku pergi dulu ya… (meninggalkan panggung)
Si Pintar : He, teman- teman, mau gak kalian merasa senang ibarat anak itu?
Semua Anak : Mau! Yuk kita ikuti dia, semoga kita tahu apa hadiah yang paling berharga itu..
Babak 2
(Seorang nenek sedang berjalan tertatih-tatih, kemudian terjatuh dan sayur jualannya pun berserakan. Si Sederhana lewat dan di belakangnya ada ke 5 anak yang mengikutinya dengan diam- diam)
Nenek : Aduhhhh, kakiku sakit sekali…
Si Sederhana : (Sedang lewat kemudian cepat- cepat menolong si nenek, mengurut kaki nenek dan
membantunya bangun serta mengumpulkan sayur2an) Wahhhh… nenek jatuh ya, kasihan sekali… hening nek, saya akan membantu nenek
Nenek : Trimakasih ya nak… (membisikkan sesuatu ketelinga anak itu) “hatimu penuh KASIH..”