Berita Nasional
USAI Tewasnya 6 Laskar FPI, Refly Harun Minta Habib Rizieq Penuhi Panggilan Polisi: Patuhi Saja
Keenam orang tersebut disebut polisi lebih dulu melakukan penyerangan terhadap aparat menggunakan senjata tajam dan senjata api (senpi).
"Tapi kalau ada alasan yang memang masuk akal, yang bisa diterima, ya tentu petugas, penyidik harus memberikan reschedule (penjadwalan ulang)."
"Sehingga bisa dilakukan pemeriksaan dengan baik," lanjut dia.
Refly juga turut berpesan kepada kedua belah pihak agar bisa kooperatif antara satu sama lain.
"Jangan sampai pemeriksaan ini seolah-olah perang siapa yang tunduk," kata dia.
"Dari pihak FPI tidak boleh berpikir bahwa pemeriksaan ini seolah-olah penundukkan terhadap Habib Rizieq."
"Pihak petugas kepolisian tidak boleh juga berpikir bahwa keberhasilan mereka kalau bisa menyeret Habib Rizieq ke dalam meja pemeriksaan," jelasnya.
Baca juga: Prospek Investasi Emas Tahun 2021 Diperkirakan Tidak Sebagus Tahun Ini
Baca juga: Kisah Totalitas Polwan Cantik Menyamar Jadi PSK, Pulang Subuh dan Berpakaian Seksi
Baca juga: KAPOLRI Beri Arahan Personel Usai Tewasnya 6 Laskar FPI, Kewaspadaan dan Tak Gentar Hadapi Serangan
"Sekali lagi yang kita cari adalah kebenarannya, bukan pembenarannya," ucap Refly.
Kronologi Baku Tembak FPI Vs Polisi
Menurut Kapolda Metro Jaya, Irjen Mohammad Fadli Imran, anggotanya sampai harus terlibat baku tembak dengan pengikut Habib Rizieq tersebut.
Dikutip dari Tribunnews.com, dirinya menyebut kejadian penyerangan itu terjadi pada dini hari pukul 00.30 WIB.
Pihak kepolisian akhirnya menembak mati enam orang yang mencoba melawan.
Dikatakan Fadli, pada saat itu rombongan anggota Polri tengah mengawal proses pemeriksaan terhadap Habib Rizieq yang dijadwalkan akan dilakukan hari ini, Senin (7/12/2020).
Namun beredar kabar bahwa ada pengerahan massa yang dilakukan oleh para pengikut Habib Rizieq.
"Tadi pagi sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta - Cikampek KM 50 telah terjadi penyerangan kepada anggota polri yang melaksanakan tugas lidik terkait pemeriksa MRS yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB," ujar Fadil, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/2/2020).
"Berawal dari informasi bahwa akan terjadi pengerahan massa pada saat MRS diperiksa di Polda Metro Jaya dari berbagi sumber."