Penanganan Covid
Pasien Positif Covid 19 di Balai Adat Tanjabbar Ikut Mencoblos, Begini Caranya
Petugas kesehatan, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanjabbar dan KPU Provinsi Jambi, mendatangi Gedung Balai Adat.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Duanto AS
Laporan Wartawan Tribunjambi.com Samsul Bahri
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Petugas kesehatan, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanjabbar dan KPU Provinsi Jambi, mendatangi Gedung Balai Adat.
Kedatangan mereka untuk menjemput pasien positif Covid 19 Kabupaten Tanjabbar yang memiliki hak suara untuk memilih dalam pilkada.
Menggunakan APD lengkap berupa pakaian hazmat, sarung tangan, masker dan face shield.
Petugas mempersiapkan diri untuk menerima pasien Covid 19 melakukan pencoblosan.
Sementara itu, pantauan Tribunjambi.com di lokasi, sejumlah pasien secara bergantian keluar dari pintu Balai Adat.
Baca juga: Kisah Totalitas Polwan Cantik Menyamar Jadi PSK, Pulang Subuh dan Berpakaian Seksi
Baca juga: Trailer Ikatan Cinta 9 Desember, Aldebaran Hampir Tertabrak Mobil saat Kejar Andin, Endingnya Haru
Pasien positif Covid 19 tersebut juga menggunakan sarung tangan plastik dan menggunakan masker.
Kemudian pasien langsung mengambil surat suara di depan meja petugas yang telah di letakkan di atas meja dan di ambil sendiri oleh pasien.
Tanpa bilik suara, hanya berjauhan dengan petugas.
Pasien dipersilakan untuk mencoblos yang kemudian surat suara coblosan diletakkan di atas kursi yang disediakan sebagai tempat pengganti kotak suara.
Setelah itu, sarung tangan di buang di kotak sampah dan pasien kembali ke ruangan.
Komisioner KPU Provinsi Jambi, Apnizal yang langsung ke lokasi menyebutkan bahwa langkah ini sebagai upaya jemput bola.
Selain itu, ini juga dilakukan untuk memberikan hak suara kepada masyarakat yang saat ini menjalani isolasi mandiri di Balai Adat.
"Jadi kita dengan KPU, Tim Kesehatan melakukan jemput bola dengan kita mendatangi pasien covid 19 yang menjalani isolasi mandiri. Kita tetap memberikan mereka hak untuk memilih dan mencoblos," ungkapnya
Sementara itu, terkait dengan pasien positif Covid 19 lainnya. Apnizal meyakini bahwa seluruh pasien Covid 19 Tanjabbar tetap mendapatkan haknya untuk memilih.
Sementara itu, Apnizal menyebut bahwa pihaknya tetap melakukan pelaksanaan ini dengan protokol kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pasien-positif-covid-19-tetap-menyoblos-petugas-kesehatan-pihak-komisi-pemilihan-um.jpg)