Berita Nasional

BAKAL Terungkap! Rekaman CCTV Tol Tempat Penembakan Pengawal Rizieq Shihab Bakal Ditunjukkan Polisi

Pasalnya, polisi bakal menunjukkan rekaman CCTV penembakan enam simpatisan Habib Rizieq Shihab.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Tragedi di Tol Cikampek yang menewaskan enam simpatisan Habib Rizieq Shihab akan menunjukkan sisi terang.

Pasalnya, polisi bakal menunjukkan rekaman CCTV penembakan enam simpatisan Habib Rizieq Shihab.

Keenam simpatisan Habib Rizieq Shihab ditembak mati polisi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 50, Senin (7/12/2020).

Begini penjelasan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus soal pihaknya rencana akan menunjukkan rekaman CCTV penembakan enam pengawal Habib Rizieq Shihab, Ketua Front Pembela Islam (FPI).

"Nanti akan kami kasih lihat bukti dari rekaman (kamera) CCTV-nya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (8/12/2020).

Baca juga: Mardani Ali Sera Geram, PKS Desak Bentuk TPF Bongkar Penembakan Laskar FPI: Ini Kejadian Luar Biasa!

Baca juga: Kabar Terkini 6 Jenazah Laskar FPI yang Ditahan Polisi, di Petamburan Sudah Dijaga Ketat

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Diminta Tanggung Jawab, 6 Laskar FPI Tewas, Fadli Zon: Tak Boleh Ada Darah Tumpah

Yusri menegaskan, sebelumnya polisi telah mengumpulkan beberapa barang bukti rekaman kamera CCTV terkait terjadinya penembakan terhadap laskar khusus FPI itu.

Faktanya, ujar Yusri, polisi diserang oleh sejumlah simpatisan Rizieq yang menggunakan senjata tajam dan pistol.

"Dari voice note yang beredar itu kan mereka tahu ada polisi yang mengikuti mereka dan direncanakan untuk segera memepet kalau perlu tabrak," ucap Yusri.

Penembakan enam laskar FPI hingga tewas bermula dari adanya informasi yang beredar melalui aplikasi pesan singkat tentang adanya pengerahan massa untuk mengawal pemeriksaan Rizieq.

Sedianya, Rizieq dijadwalkan diperiksa sebagai saksi terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pemeriksaan itu seharusnya berlangsung di Mapolda Metro Jaya pada Senin kemarin.

Namun, polisi yang sedang menyelidiki soal kabar pengerahan massa itu malah diserang oleh simpatisan Rizieq.

Polisi menyebutkan bahwa mobil simpatisan Rizieq lebih dahulu memepet dan menyerang dengan senjata tajam dan pistol.

Akibat kejadian itu, enam dari 10 orang tewas ditembak polisi.

Baca juga: Reaksi Muhammadiyah Mengejutkan, Komnas HAM Didesak Lakukan Investigasi Tewasnya 6 Laskar FPI

Baca juga: Mengejutkan, Pengakuan Orangtua Laskar FPI Ditembak Mati: Saya Tidak Sedih, Anak Saya Mati Syahid!

Baca juga: Akhirnya Terbongkar, Ini Alasan Polisi Larang Jenazah 6 Anggota FPI Dibawa Pulang, Keluarga Kecewa

Empat orang lainnya melarikan diri.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved