Breaking News:

Mardani Ali Sera Geram, PKS Desak Bentuk TPF Bongkar Penembakan Laskar FPI: Ini Kejadian Luar Biasa!

Anggota Fraksi PKS DPR RI, Mardani Ali Sera ikut geram dengan kejadian yang menewaskan enam anggota laskar FPI saat mengawal Habib Rizieq Shihab.

Istimewa
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. 

Mardani Ali Sera Geram, PKS Desak Bentuk TPF Bongkar Penembakan Laskar FPI: Ini Kejadian Luar Biasa!

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Anggota Fraksi PKS DPR RI, Mardani Ali Sera ikut geram dengan kejadian yang menewaskan enam anggota laskar FPI saat mengawal Habib Rizieq Shihab.

Politisi PKS itu mendesak dibentuk Tim Pencari Fakta Independen (TPF) untuk mengungkap dalang insiden teror dan penembakan enam orang laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Cikampek, Minggu (6/12/2020) malam.

"Ini kejadian luar biasa, saya mengusulkan perlu segeranya dibentuk TPF Independen mengusut pembantaian enam orang laskar FPI. Harus diusut tuntas siapa dalangnya, jangan dibiarkan kejahatan HAM ini berlarut, “ kata Mardani kepada wartawan, Jakarta, Senin (7/12/2020).

Mardani mengingatkan kejadian tersebut harus ditangani dengan cara yang extra hati-hati dan penuh keseriusan.

Baca juga: Akhirnya Terbongkar, Ini Alasan Polisi Larang Jenazah 6 Anggota FPI Dibawa Pulang, Keluarga Kecewa

Baca juga: Kabar Terkini 6 Jenazah Laskar FPI yang Ditahan Polisi, di Petamburan Sudah Dijaga Ketat

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Diminta Tanggung Jawab, 6 Laskar FPI Tewas, Fadli Zon: Tak Boleh Ada Darah Tumpah

Baca juga: Reaksi Muhammadiyah Mengejutkan, Komnas HAM Didesak Lakukan Investigasi Tewasnya 6 Laskar FPI

"Satu orang nyawa itu mahal sekali harganya, kejadian malam itu keji, dapat merusak citra negara hukum. Kita seharusnya sudah makin matang dalam alam demokrasi ini," ujar Anggota Komisi II DPR itu.

Ia pun berharap ke depan tidak ada lagi peristiwa penembakan warga negara oleh aparat kepolisian, tanpa mengedepankan sikap humanis.

"Semua harus mengambil pelajaran pada kasus ini. Jangan ada lagi pembantaian keji enam orang sekaligus yang sedang mengawal keluarga menuju pengajian, ada perempuan dan anak bayi,” tutur Mardani.

Dua kronologi berbeda

Seperti diketahui, terdapat dua kronologi berbeda antara polisi dan pihak Front Pembela Islam terkait insiden di ruas tol Jakarta-Cikampek yang disebut menewaskan enam pengawal keluarga Habib Rizieq Shihab.

Halaman
1234
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved