Terancam Penjara 6 Tahun Setelah Hina Habib Luthfi, Video Maaher At-Thuwailibi Menangis Beredar

Terancam Penjara 6 Tahun Setelah Hina Habib Luthfi, Video Maaher At-Thuwailibi Menangis Beredar

Editor: Heri Prihartono
Istimewa Via Kompas TV
Polisi menggiring Maaher At-Thuwailibi dari rumahnya. 

TRIBUNJAMBI.COM - Ustaz Maaher diduga menghina Habib Luthfi Bin Ali Bin Yahya, dengan sebutan cantik di sosial media miliknya.

Kini  Maaher At-Thuwailibi pun terjerat kasus dugaan pencemaran nama baik dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

Kini Maaher At-Thuwailibi sudah menjadi tahanan polisi.

Belakangan beredar video Maaher At-Thuwailibii atau Soni Eranata itu menangis.

Dalam video yang beredar tersebut,  Maaher At-Thuwailibi menangis dan ingin meminta maaf langsung pada Habib Luthfi Bin Ali Bin Yahya.

Rasa penyesalan dan permohonan diungkapkan Ustadz Maheer At-Tuwailibi seperti ditayangkan dalam sebuah video yang tersebar di media sosial, Minggu (6/12/2020).

Pria yang bernama asli Soni Eranata ini menyesali perkataannya yang telah menghina Habib Luthfi bin Yahya yang dibilang cantik.

Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @ndorobeii pada Minggu (6/12/2020).

Dalam video itu tampak Maaher mengenakan baju oranye, khas baju tahanan, serta mengenakan peci putih.

Ia menyampaikan bahwa dirinya tidak ada maksud menghina Habib Luthfi.

Sebaliknya, ia mengaku bahwa dirinya justru menghormati Habib Luthfi.

"Saya ingin sampaikan isi hati saya bahwa saya itu gak benci sama beliau. Saya tu gak membenci beliau, dan gak punya masalah sama beliau. Dan saya mencintai beliau," katanya terisak-isak, melansir TribunKaltim.com berjudul Ustadz Maaher Menangis, Ingin Minta Maaf Langsung pada Habib Luthfi, Sebut Ada Penggiringan Opini.

Soni juga bilang kalau apa yang dia sampaikan di dalam tangkapan layar komentarnya yang viral adalah bentuk salah paham orang.

"Cuman, balasan komentar saya itu disalahpahami oleh banyak orang. Kemudian digiring kepada opini lain dalam tanda kutip bahwa saya menghina habib Luthfi," kata Maaher sambil menangis.

Bareskrim Polri menjelaskan materi hukum yang dipersoalkan dalam kasus ujaran kebencian terhadap Habib Luthfi bin Yahya, yang menjerat Maaher At-Thuwailibi (28).

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved