Breaking News:

Berita Kerinci

Minta Polisi Tangkap Pelaku Penembakan, Warga Desa Semerap Kerinci Blokir Jalan

Informasi yang diperoleh, pemblokiran jalan ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dengan menggunakan tong sampah yang berada dipinggir Jalan.

Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Ilustrasi pemblokiran jalan 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Jalan Nasional Desa Semerap, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, kembali ditutup warga pada, Senin (7/12/2020) sore.

Informasi yang diperoleh, pemblokiran jalan ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dengan menggunakan tong sampah yang berada dipinggir Jalan.

Akibatnya warga tidak bisa melintas terutama kendaraan roda empat.

Baca juga: Oknum Pensiunan PNS di Kota Jambi Nyaris Dihajar Massa, Tertangkap Tangan Mencuri Emas

Baca juga: Tersangka Pembagian Beras dan Kaos Kampanye akan Dilimpah ke PN Jambi

Baca juga: Empat Kurir 19 Kg Sabu Asal Batam Masih Mendekam di Rutan Polda Jambi

Masih informasi jalan ditutup tersebut, karena warga Desa Semerap minta pelaku penembakan saat petikaian antara warga Desa Semerap semoga Muak ditangkap oleh pihak kepolisian.

"Tadi sore jalan kembali pulo diblokir, terpaksa bagi yang ingin melintas untuk memutar balik," ungkap salah seorang warga yang melintas.

Mendapat laporan, anggota kepolisian dari Polres Kerinci, langsung turun ke lokasi untuk melakukan mediasi dan akhirnya berhasil dibuka kembali jalan Desa Semerap.

Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim Polres Kerinci, Iptu Edi Mardi dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan akses jalan sudah kembali normal.

"Ya, tapi tadi sudah dibuka kembali, jalan sudah kembali normal," jelas Kasat Reskrim.

Dia menyebutkan, alasan warga yang menutup jalan dengan menggunakan bak sampah tersebut, karena warga minta pelaku penembakan ditangkap.

"Minta ada warga Muak yang tertangkap dan itu sudah kita penuhi, saat ini sudah dapat tersangkanya," ungkapnya.

Ditanya berapa orang pelaku yang telah ditangkap? Kata Edi Mardi, untuk saat ini pihaknya baru menetapkan Satu orang tersangka.

"Baru satu, yang lain masih tahap pengejaran," pungkasnya.

Penulis: Herupitra
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved