Breaking News:

Kisah Kopassus

Kisah Kopassus, Saat Dengar Sandi Ini, Pasukan Baret Merah Akan Langsung Siap Tempur

Menariknya, kata-kata yang dipilih untuk dijadikan sandi untuk intelijen, terkadang hal-hal yang terdengar remeh-temeh.

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
ist
anggota Kopassus 

TRIBUNJAMBI.COM - Sandi-sandi rahasia selalu digunakan Kopassus saat misi penting berbahaya.

Menariknya, kata-kata yang dipilih untuk dijadikan sandi untuk intelijen, terkadang hal-hal yang terdengar remeh-temeh.

Tapi jangan salah, meski terdengar remeh temeh, saat seorang prajurit Kopassus mendengarnya akan langsung siap.

Ini seperti yang dalam misi berikut ini.

Baca juga: Kisah Kopassus, Deretan Kekuatan Baret Merah yang Membuat Musuh Gentar

Baca juga: Kisah Kopassus, Berikut Misi yang Pernah Dijalani Baret Merah, Seperti Saat Kompi C Dikepung Sniper

Baca juga: Kisah Kopassus, Harus Mengecoh Patroli TNI Agar Misi Rahasia Terjaga

Satu di antara tim kecil intelijen Kopassus yang kerap menggunakan sandi adalah personel Nanggala.

Tim ini berada di bawah organisasi (military order) Pasukan Sandiyudha ( Kopassandha).

Tentang Kopassandha:

Nama lengkap: Komando Pasukan Sandi Yudha
Pemberian nama: 17 Februari 1971
Operasi: Operasi di Timor Timur, angkatan utama pertama yang tiba di Dili pada 1975, mmeburu tokoh Fretelin.
Operasi pembebasan sandera pesawat DC-9 Woyla Garuda Indonesian Airways, dll.
Perubahan nama: Kopassandha berubah menjadi Komando Pasukan Khusus atau Kopassus, pada 26 Desember 1986.

Intelijen ini kerap diturunkan terlebih dahulu sebelum dimulainya operasi.

Satu di antara kisah kehebatan intelijen Kopassus, saat digelar operasi Dwikora.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved