Berita Batangharu
Banjir Sudah Mulai Surut, di Batanghari Sudah Masuk Siaga Aman
Banjir akibat luapan Sungai Batanghari yang menggenangi permukiman warga di tujuh kecamatan di diperkirakan telah surut
Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
Banjir Sudah Mulai Surut, di Batanghari Sudah Masuk Siaga Aman
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Banjir akibat luapan Sungai Batanghari yang menggenangi permukiman warga di tujuh kecamatan di Kabupaten Batanghari, diperkirakan telah surut.
Berdasarkan laporan harian Regu C TRC BPBD Kabupaten Batanghari melalui Tim Pemantau Alat Pengukur Ketinggian Air (APKA) Oka Nurhidayatullah, mengatakan wilayah Batanghari saat ini telah memasuki siaga aman.
Baca juga: Kenapa Tato di Punggung Gisel Bergambar Perempuan Jadi Sorotan? Warganet Heboh Beri Berkomentar
Baca juga: Sinyal Kuat Lesti Kejora Dinikahi Rizky Billar, Sang Pesinetron Ogah Pacaran dan Mau Langsung Nikah
Baca juga: Cuaca di Laut Mulai Mengganas, Nelayan di Tanjab Timur Diminta Untuk Waspada
Hal ini diketahui dari tinggi muka air Sungai Batanghari. Pantauan Tribun sekitar pukul 07.00 WIB di Dermaga Muara Bulian, Minggu (6/12/2020) pada posisi 196 sentimeter artinya sudah siaga aman.
“Kondisi tinggi muka air Sungai Batanghari dalam kurun waktu setelah 14 jam surut hingga capai 68 sentimeter, dari hari kemarin ketinggian air 264 sentimeter,” kata Oka Nurhidayatullah.
Sementara, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Batanghari, Makmun mengatakan, luapan Sungai Batanghari sudah terjadi dalam satu pekan ini dan hingga kini telah berangsur-angsur surut.
“Selain menggenangi rumah warga, fasilitas dan akses jalanpun juga didapati terendam air, terutama di Kecamatan Maro Sebo Ulu dan Maro Sebo Ilir serta Pemayung, sejumlah akses jalan terendam,” ujarnya.
Baca juga: Link Streaming Ikatan Cinta RCTI Malam Ini 6 Desember, Janji Aldebaran Kepada Andin
Baca juga: Lowongan Kerja Bank BNI untuk Lulusan S1 dan Lulusan S2, Simak Persyaratannya
Baca juga: Lowongan Kerja PT Indofood untuk Lulusan SMA, Tersedia 83 Posisi
Hingga kini data yang dihimpun pihaknya ada sekitar 14.000 KK menjadi korban banjir yang tersebar di tujuh kecamatan.
Untuk diketahui mulai Jumat (4/12/2020) dan hari ini korban banjir memperoleh bantuan dan akan disalurkan sekitar 14.000 paket sembako bagi satu KK yang terdampak banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kondisi-tinggi-air.jpg)