Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Cuaca di Laut Mulai Mengganas, Nelayan di Tanjab Timur Diminta Untuk Waspada

Memasuki awal Desember 2020 ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur imbau nelayan untuk waspada cuaca ekstrem.

tribunjambi/abdullah usman
Kondisi laut di Tanjab Timur. Saat iniCuaca di laut mulai mengganas, nelayan di Tanjab Timur diminta untuk Wlwaspada 

Cuaca di Laut Mulai Mengganas, Nelayan di Tanjab Timur Diminta Untuk Waspada

Laporan wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Memasuki awal Desember 2020 ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur imbau nelayan Tanjabtin untuk waspada cuaca ekstrem.

Nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), diimbau untuk waspada saat melakukan aktifitas melaut. Pasalnya, kondisi angin kencang yang ekstrim saat ini bisa menyebabkan ombak menjadi tinggi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabtim, M Jakfar melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Indra S Gunawan.l mengatakan, ketika nelayan pergi melaut dalam kondisi cuaca saat ini sangat beresiko. Sebab, kondisi ombak secara otomatis akan tinggi.

Baca juga: Lowongan Kerja Jambi 6 Desember 2020, Lengkap dengan Deskripsi Pekerjaan dan Informasi Gaji

Baca juga: Sosok Ini Bocorkan Hubungan Special Rangga Azof dan Haico Van Der Veken: Ada Kejutan Tahun Depan

Baca juga: Belasan Polisi Dikerahkan Kawal Distribusi Logistik Pilkada ke Wilayah Terisolir di Sarolangun

"Maka dari itu, kami perlu mengingatkan agar warga masyarakat Tanjabtim yang berprofesi sebagai nelayan untuk lebih waspada saat pergi melaut," katanya.

Ia berharap kepada nelayan bisa membaca situasi. Jikalau memang cuaca sedang ekstrim, nelayan bisa mengurungkan niatnya untuk pergi ke laut. Setidaknya menghindari sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.

"Nelayan harus pandai-pandai melihat situasi. Sekiranya beresiko, jangan pergi ke laut. Namun, balik lagi kepada nelayan itu sendiri, kita tidak bisa memaksa, karena ini urusan rumah tangga masing-masing," ungkapnya.

Baca juga: Lowongan Kerja PT PNM untuk Lulusan SMA, Simak Persyaratannya

Baca juga: Banjir Produk Promo Di Alfamart ! Promo JSM, Promo Gantung, Promo Heboh, Promo Member DLL

Baca juga: 14.000 KK Korban Banjir di Batanghari Diberi Bantuan Sembako dari BPBD

Terpisah, Camat Kuala Jambi, Taufiq Kurniawan menyampaikan hal yang sama. Ia juga mengimbau agar warga Kecamatan Kuala Jambi untuk tetap waspada. Saat pergi melaut usahakan jangan sendirian, harus ada teman. 

"Kalau bisa jangan sendirian lah ke laut, setidaknya berdua atau lebih. Karena kalau kondisi angin kencang seperti ini sangat rentan ombak tinggi, dan beresiko terhadap pompong yang dikendarai, apalagi pompong kecil," ujarnya.

Aktifitas nelayan melaut di Kecamatan Kuala Jambi saat ini masih berlangsung. Dia mengingatkan, agar tidak terlalu memaksakan diri untuk pergi menangkap ikan jika kondisi cuaca ekstrim.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved