Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Jangan Biarkan Kejahatan Merampas Kebaikan Hatimu!
Bacaan ayat: 1 Petrus 3:15-16 (TB) - Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi
Rasul Petrus menegaskan bahwa dasar iman Kristen dalam berbuat baik: menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, yang telah melakukan kebaikan terbesar dengan cara mengorbankan diri menjadi tebusan bagi manusia yang berdosa.
Pengorbanan Yesus dengan mati di kayu salib menjadi wujud kasih terbesar dalam sejarah.
Ia yang tidak berdosa dianggap berdosa untuk menebus manusia dari dosa.
Yesus yang tidak bersalah merelakan diri untuk mati dengan cara yang mengenaskan dalam ketaatan.
Yesus menjadi Adam kedua yang taat, meskipun harus mati di kayu salib.
Ia adalah Firman Allah yang telah mengosongkan diri mengambil rupa seorang hamba.
Tindakan ini menjadi teladan kebaikan yang tidak ada tandingannya.
Itulah sebabnya, setiap orang yang telah menguduskan Yesus sebagai Tuhan, maka wajib melakukan kebaikan meskipun harus berhadapan dengan kejahatan atau diperlakukan secara jahat sehingga mengalami penderitaan.
Setiap orang yang menyatakan diri sebagai orang Kristen, wajib melakukan kebaikan.
Tidak jemu-jemu dan tidak gentar untuk terus berbuat baik meskipun harus mendapatkan balasan kejahatan dan menimbulkan penderitaan dalam kehidupan.
Berbuat baik karena kebenaran akan membawa kebahagiaan.
Pada saatnya akan nyata bahwa kebaikan yang kita lakukan akan dilihat, sehingga yang melakukan kejahatan akan malu dengan sendirinya.
Lebih baik berbuat baik dan menderita karena dikehendaki oleh Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.
Adapun muaranya adalah, supaya kabar baik, yaitu kebenaran dapat terus diberitakan.
Justru ditengah kejahatan, kebaikan akan terlihat dengan jelas.