Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Kalah Dalam Pemasaran, Pasar Ternak di Tanjabtim Ditinggalkan Pedagang

"Pedagangnya hanya sedikit yang berminat menjual hewan ternaknya di Pasar Ternak itu, makanya tidak termanfaatkan secara optimal," sebutnya, Kamis (3/

Tribunjambi/Abdullah Usman
Pasar Ternak di Tanjabtim Ditinggalkan Pedagang 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Keberadaan Pasar Ternak di Kabupaten Tanjabtim kurang optimal.

Kepala Disbunnak Tanjabtim, Radjito mengatakan, bahwa Pasar Ternak yang dibangun pada tahun 2014 silam menggunakan dana APBN dan APBD Tanjabtim tersebut memang sepi peminat.

"Pedagangnya hanya sedikit yang berminat menjual hewan ternaknya di Pasar Ternak itu, makanya tidak termanfaatkan secara optimal," sebutnya, Kamis (3/12/2020).

Lanjutnya, pada awal dibuka pasar ternak tersebut sempat ramai diisi oleh pedagang hewan ternak. Tapi lama kelamaan pasar menjadi sepi, seakan tidak lagi diminati para pedagang. Hal itu membuat pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa.

Baca juga: Nurhayati dan Suliyanti Kompak Bantah Pernyataan Effendi Hatta Terima Uang Ketok Palu

Baca juga: Partisipasi Pemilih rendah, Komisioner Bawaslu Batanghari Sebut Ada Beberapa Faktor Penyebab

Baca juga: Mengaku Baru Ingat, Ini Keterangan Teranyar Khusnindar di Persidangan Ketok Palu

"Dulu setiap hari-hari besar, seperti Idul Fitri dan Idul Adha pedagang selalu ramai menempati pasar itu. Tapi sekarang tidak lagi," jelasnya.

Penyebab sepinya pedagang menempati pasar tersebut, karena berkaitan dengan kebutuhan daging masyarakat Kabupaten Tanjabtim yang masih minim.

Selain itu, kemajuan teknologi di era digital saat ini, kebanyakan pedagang memasarkan hewan ternaknya melalui Media Sosial (Medsos) ketimbang memilih untuk membawanya ke Pasar Ternak.

"Kebutuhan daging yang minim ditambah dengan kecanggihan teknologi merupakan faktor sepinya Pasar Ternak sekarang," sebutnya.

Untuk itu, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjabtim akan terus berusaha membuat terobosan baru, agar Pasar Ternak yang berada di Desa Kota Baru, Kecamatan Geragai tersebut dapat kembali berfungsi secara optimal.

"Rencana terobosan itu nantinya untuk mendongkrak peningkatan pemanfaatan Pasar Ternak, agar para pedagang bisa kembali menjual hewan ternaknya di pasar tersebut," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved