Breaking News:

Berita Merangin

11 Pangkalan Gas Nakal Kena PHU, 15 Pangkalan Dapat SP1, Disperindag Merangin Apresiasi Pertamina

Terkait hal ini, Disperindagkop Kabupaten Merangin mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pertamina. Seperti yang disampaikan oleh Sekdin Koperindagkop

tribunjambi/vira ramadhani
Satu pangkalan gas. di Merangin 6 pangkalan gas 3 kg sudah diberi sanksi surat peringatan kedua 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pertamina barusaja memutus hubungan usaha (PHU) dengan 11 pangkalan gas nakal di Kabupaten Merangin.

Sebanyak 11 pangkalan tersebut berasal dari Desa Rejo Sari, Desa Durian Rambun, Desa Palipan, Desa Kungkai, Desa Nibung, Desa Sungai Tabir, Desa Bangko, Desa Lubuk Bumbun, Desa Rantau Bayur, Desa Sungai Putih, dan Desa Kampung Limo.

Terkait hal ini, Disperindagkop Kabupaten Merangin mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pertamina. Seperti yang disampaikan oleh Sekdin Koperindagkop Kabupaten Merangin Amir Tamsil. Menurut dia , ini merupakan hal yang pantas diterima oleh pangkalan nakal.

Baca juga: Maharani Putri Pratama dan Weldy Rumais, Dua Kurir 42 Kilogram Sabu Ini Dituntut Hukuman Mati

Baca juga: Ramalan Shio Jumat 4 Desember 2020, Apa Saja Perubahan Besar di Akhir Tahun

Baca juga: 3 Kecamatan di Sarolangun Masuk Kategori Berat, Jadwal Distribusi Logistik Pilgub Jambi Dibagi Tiga

"Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pertamina," kata Amir Tamsil, Kamis (3/12).

Dikatakan Amir, jika pihaknya yang mempunyai kendali untuk melakukan penindakan terhadap pangkalan nakal, sudah sedari dulu mereka lakukan, namun karena mereka hanya sebatas pengawasan bukan penindakan.

Selain memPHU 11 pangkalan, Pertamina ternyata juga sudah memberikan surat peringatan kesatu (SP1) kepada belasan pangkalan diberbagai tempat di Merangin.

Kasusnya sama, yaitu menjual diatas harga HET, selain itu juga menjual kepada orang yang tidak berhak seperti orang kaya, ASN dan lain sebagainya.

Namun kesalahannya belum sefatal 11 pangkalan yang di PHU tersebut.

"Yang diberikan SP1 ada 15 pangkalan, dan yang di PHU 11 pangkalan," ungkap Amir lagi.

Dia berharap kepada semua pangkalan yang ada di Kabupaten Merangin untuk tidak berbuat curang lagi. Mereka harus melayani masyarakat yang benar-benar berhak untuk mendapatkan gas tersebut.

"Kami minta mereka untuk taat aturan. Jangan menjual gas diatas harga HET. Dan kami meminta kepada masyarakat untuk melaporkan kepada kami jika terdapat pangkalan nakal," imbuhnya.

Penulis: Muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved