Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Diringkus Densus 88, Isi Rumah Terduga Teroris di Palembang Terbongkar, Banyak Peluru Buat Merinding

Terduga teroris itu bernama Arno (35) yang disebut terkait kelompok teroris Jemaah Islamiyah (JI) akhirnya dibekuk tim Densus 88.

Editor: Teguh Suprayitno
Tribunnews.com
Ketika Densus 88 membekuk para pelaku teroris di Indonesia. Pada Rabu 12/8/2020) juga Densus 88 tangkap 15 pelaku teroris yang terkait dengan ISIS di Jakarta dan Jawa Barat. 

Diringkus Densus 88, Isi Rumah Terduga Teroris di Palembang Terbongkar, Banyak Peluru Buat Merinding

TRIBUNJAMBI.COM - Terduga teroris itu bernama Arno (35) yang disebut terkait kelompok teroris Jemaah Islamiyah (JI) akhirnya dibekuk tim Densus 88.

Ketua RT 13 Rizwan menyaksikan sendiri penangkapan itu dilakukan oleh Densus 88 Antiteror dan Polda Sumsel pada Senin (30/11/2020) malam.

Penyergapan terduga teroris itu berlangsung hingga tiga jam. 

Menurut Rizwan, hanya dirinya dan sepupu Arno yang menyaksikan penangkapan tersebut.

Ia menyebutkan petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah Arno.

Baca juga: 27 Orang Tewas, Istri Anggota TNI AD Ikut Dibunuh, Aksi Sadis Upik Lawanga Teror Poso, Siapa Dia?

Baca juga: Warga Palembang Kaget Densus 88 Tiba-tiba Masuk Perumahan dan Gerebek Konter HP, Tangkap Teroris Ini

Baca juga: Ali Kelora Diburu Pasukan Kostrad, Marinir dan Tontaikam, Tapi Dia Lebih Menguasai Hutan Karena Ini

Baca juga: Kelompok Ali Kelora Terancam, Diburu 150 TNI AD Berpengalaman Perang di Papua, Timor Leste dan Aceh

"Banyak yang diamankan, ada buku jihad terus ada buku fotokopi yang berjudul mengatasi masalah konflik," kata Arno, dikutip dari Sripoku.com, Selasa (1/12/2020).

"Saya bisa tahu karena ditunjukkan polisi," jelasnya.

Polisi turut mengamankan ketapel, baju kaus dan celana bermotif loreng, dan tiga kotak peluru senapan angin.

Satu di antara kotak peluru itu sudah dipakai dan dua lainnya masih utuh.

Ketika Densus 88 membekuk para pelaku teroris di Indonesia. Pada Rabu 12/8/2020) juga Densus 88 tangkap 15 pelaku teroris yang terkait dengan ISIS di Jakarta dan Jawa Barat.
Ketika Densus 88 membekuk para pelaku teroris di Indonesia. Pada Rabu 12/8/2020) juga Densus 88 tangkap 15 pelaku teroris yang terkait dengan ISIS di Jakarta dan Jawa Barat. (Tribunnews.com)

Selain itu ada potongan besi yang diduga diasah menjadi senjata tajam.

"Ada juga satu besi yang diruncingkan seperti senjata anggar tapi tidak ada pegangannya. Itu juga dibawa polisi," kata Rizwan.

Diketahui Arno sudah tinggal di kawasan tersebut sejak menikah dengan seorang warga RT 13 pada 2005.

Ia tinggal bersama istri dan seorang anaknya, sementara ada satu anak lagi yang disekolahkan di sebuah pesantren di Lampung.

Namun sejak saat itu, Rizwan menuturkan dirinya baru tahu Arno kerap berburu di kebun karet.

"Yang jadi saksi penggeledahan kemarin, ada saya sama satu sepupunya," kata Rizwan.

"Waktu lihat polisi bawa tenda, saya baru tahu dari sepupunya bahwa Arno ternyata suka berburu di sekitar kebun karet di sini," tutur sang Ketua RT.

Baca juga: Karni Ilyas Mendadak Dipanggil Kejati, Hari Ini Diperiksa, Kasusnya di Manggarai Diungkit Lagi

Baca juga: Karni Ilyas Terseret Kasus di Manggarai, Hari Ini Diperiksa, Apa Kasusnya Sampai Negara Rugi Rp 3 T

Baca juga: 11 Orang Teroris Jaringan MIT Pimpinan Ali Kelora Diburu, Foto-fotonya Disebar Polisi, Simak Ini Dia

Meskipun begitu, ia mengaku tidak mengetahui persis apakah Arno memang benar-benar berburu atau terlibat kegiatan tertentu.

"Saya sendiri tidak tahu, apakah memang benar-benar berburu atau seolah-olah menganggap kegiatan itu sebagai latihan dari jaringan yang dia ikuti, ya kita tidak tahu," terangnya.

Arno ditangkap di sebuah konter handphone (HP) miliknya pada Senin pukul 17.00 WIB.

Saat hendak digeledah, rumahnya dalam keadaan terkunci sehingga terpaksa didobrak.

Sering Bolak-balik Lampung

Dikutip dari TribunSumsel.com, Arno dikenal kerap bepergian ke Lampung.

Rizwan menyebutkan tiga hari sebelum ditangkap Arno baru saja tiba dari Lampung.

Ia mengaku tidak tahu urusan apa yang membuat warganya itu pergi ke Lampung.

"Karena memang anaknya ada yang sekolah pesantren di Lampung. Tapi saya tidak tahu, apa memang tujuannya mau urus sekolah anaknya atau ada urusan lain," jelas Rizwan.

Kepolisian RI merilis selebaran daftar pencarian orang (DPO) yang merupakan kelompok jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.
Kepolisian RI merilis selebaran daftar pencarian orang (DPO) yang merupakan kelompok jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso. (istimewa)

Tidak hanya itu, Arno jarang terlibat dalam kegiatan warga setempat seperti hajatan, acara pernikahan, maupun yasinan.

Pemilik konter HP itu juga dikenal jarang bergaul dengan warga sekitar.

"Bahkan hajatan sunatan anaknya saja dia tidak datang. Padahal acara itu buat sama mertuanya," kata Rizwan.

"Dia memilih untuk pergi jauh dari rumah," tambahnya.

Keterangan Polisi

Dikutip dari Wartakotalive.com, terduga teroris tersebut langsung dibawa ke Jakarta tidak lama setelah diringkus Densus 88.

Kapolda Sumsel Irjen Eko Hendri membenarkan penangkapan itu dilakukan bersama dengan Polda Sumsel.

"Ya betul (terduga teroris) seorang laki-laki, Polda Sumsel hanya back up saja, sudah dibawa Densus 88 ke Jakarta," kata Irjen Eko Hendri, Selasa.

Sementara ini polisi menduga Arno terlibat jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) di Lampung.

Meskipun begitu hal ini belum dapat dipastikan karena masih diselidiki. (TribunWow.com/Brigitta)

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul DIBEKUK Densus 88, Isi Rumah Terduga Teroris Terbongkar, Ada Baju Loreng hingga Besi Diruncingkan.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved