Novel Baswedan Ungkap Cerita di Balik Keberhasilan KPK Tangkap Menteri KKP Edhy Prabowo

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, pun mengungkap di balik keberhasilan penangkapan kader Partai Gerindra tersebut.

Editor: Sulistiono
Youtube Karni Ilyas Club
Novel Baswedan - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, pun mengungkap di balik keberhasilan penangkapan kader Partai Gerindra tersebut. 

TRIBUNJAMBI.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) beberapa waktu lalu tampak berjalan mulus.

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, pun mengungkap di balik keberhasilan penangkapan kader Partai Gerindra tersebut.

Menurutnya, banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan penangkapan Edhy Prabowo bisa berjalan lancar.

Itu semua berkat proses yang dilakukan secara berkelanjutan, ketekunan, dan kecermatan.

"Keberhasilan di KPK berhubungan dengan kecepatan dan kedap operasinya. Sehingga keberhasilannya tinggi," jelasnya dalam wawancara dengan jurnalis senior Karni Ilyas, yang diunggah di Youtube Karni Ilyas Club.

"Segala sesuatu ketika Allah memudahkan, maka akan menjadi mudah. Hal tertentu ada kesulitan. Itu semua butuh kesungguhan, ketekunan, dan perjuangan serius semua insan KPK. Itu poin keberhasilan," tambahnya.

Dalam proses investigasi sebuah kasus, kata dia, petugas memang harus kreatif. Sehingga segala sesuatunya bisa dilakukan lebih cermat.

"Dalam setiap kejahatan selalu ada pihak yang bertolak belakang. Jadi, mereka yang bertolak belakang memberitahu KPK," katanya.

Harta Berlimpah

Sebagaimana diketahui, KPK menangkap Menteri KKP Edhy Prabowo di Bandara Soekarno Hatta Rabu (25/11/2020) dini hari, setibanya dari perjalanan ke luar negeri (Amerika Serikat).

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, Edhy ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta bersama sejumlah pihak dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta anggota keluarga.

"Tadi pagi (ditangkap) jam 1.23 di Soetta (Bandara Soekarno-Hatta). Ada beberapa dari KKP dan keluarga yang bersangkutan," kata Ghufron, Rabu pagi.

Ghufron, mengatakan, penangkapan Edhy tersebut terkait dugaan korupsi dalam ekspor benur atau benih lobster.

"Benar KPK tangkap, berkait ekspor benur," kata Ghufron.

Edhy Prabowo adalah Menteri Kelautan dan Perikanan yang menggantikan menteri sebelumnya, Susi Pudjiastuti.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved