Selesaikan Pertikaian di Masyarakat, Kapolda Jambi Utamakan Penyelesaian Secara Hukum Adat

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo kunjungi dua kelompok masyarakat Semerap, Danau Kerinci Barat dan Desa Muak, Bukit Karman

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rahimin
tribunjambi/aryo tondang
Kapolda Jambi menyapa sekaligus pamit kepada sejumlah ibu rumah tangga di Desa Sumerep 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Aryo Tondang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo kunjungi dua kelompok masyarakat Semerap, Danau Kerinci Barat dan Desa Muak, Bukit Karman, Kabupaten Kerinci yang terlibat pertikaian beberapa waktu lalu.

Untuk menyelesaikan konflik yang berkepanjangan, Kapolda Jambi berdialog langsung dengan tokoh masyarakat, para Depati, dan Pemangku Adat yang disaksikan langsung oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi menyampaikan, selain penyelesaian secara hukum negera yang resmi, katanya, penyelesaian masalah secara hukum adat yang berlaku di satu wilayah, juga sangat diperlukan.

Baca juga: Cerita Orang Mati Suri, Lihat Artis dan Pemuka Agama Disiksa di Neraka, Sampaikan Pesan Penting Ini

Baca juga: Ketua MPR Sedih Calon Besan Tersangka Bersama Edhy Prabowo Kasus Suap izin Ekspor Benih Lobster

Baca juga: Jatah Duit Jajan Adik Nikita Mirzani Terungkap, Siapa Sangka Kekayaan Nyai Mencapai Rp1,3 Triliun

"Saya pertama kali menjabat sebagai Kapolda Jambi, Kabupaten Kerinci yang pertama saya kunjungi, karena saya tahu, ada hal yang harus selesaikan," kata Rachmad, saat menemui tokoh masyakarat Semerep, Minggu (29/11/2020) pagi.

"Disamping penyelesaian secara hukum yang resmi di negara kita, hukum adat menjadi penting. Di situasi seperti ini, tentunya hukum adat akan kita dahulukan," tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, ratusan orang secara antusias menyambut Kapolda dan menyampaikan seluruh keluhan dan aspirasinya, terkait konflik tersebut.

Kapolda Jambi bersama sejumlah tokoh masyarakat di Bukit Karman, Kabupaten Kerinci.
Kapolda Jambi bersama sejumlah tokoh masyarakat di Bukit Karman, Kabupaten Kerinci. (tribunjambi/aryo tondang)

Sejak awal, Rachmad memang berkomitment untuk menyelesaikan sejumlah konflik. Baik terkait pilkada, maupun sengketa tanah antara Masyarakat Semerep dan Masyarakat Desa Muak, Bukit Karman secara berdialog dengan tokoh masyarakat dari tiga desa.

Baca juga: Hasil Tinju Mike Tyson Vs Roy Jones Minggu 29 November 2020 & Cuplikan Pertandingannya

Baca juga: Spoiler Start-Up Episode 14, Benarkan Do San Tidak Ingin Melihat Dal Mi Lagi?

Baca juga: Segini Harta Kekayaan Sandiaga Uno, Bajak Laut Kalah, Disebut Tak Akan Korupsi Jika Jadi Menteri KKP

Kepada kedua kelompok masyarakat yang terlibat pertikaian, dia berjanji akan menginstruksikan setiap Subdirektoratnya di Polda Jambi, Kapolres Kerinci dan Pemerintah Kabbupaten Kerinci untuk menjembatani kedua kelompok masyarakat Semerap, Danau Kerinci Barat dan Desa Muak, Bukit Karman, Kabupaten Kerinci.

"Kita akan ajak pemerintah Kabupaten Kerinci untuk menjembatani kedua masyarakat kita yang berselisih paham," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved