Segini Harta Kekayaan Sandiaga Uno, Bajak Laut Kalah, Disebut Tak Akan Korupsi Jika Jadi Menteri KKP

Sandiaga Salahuddin Uno atau Sandiaga Uno disebut-sebut berpeluang untuk menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri Keluatan dan Perikanan (KKP).

Editor: Teguh Suprayitno
Kahfi Dirga Cahya
Politikus Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno alias Sandiaga Uno tidak mungkin korupsi, lantaran disebut sebagai orang konglomerat atau orang sudah terlanjur kaya raya. Sehingga saat ini ramai perbincangan publik soal Sandiaga Uno dipercaya jadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), RI menggantikan Edhy Prabowo yang kini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Segini Harta Kekayaan Sandiaga Uno, Bajak Laut Kalah, Disebut Tak Akan Korupsi Jika Jadi Menteri KKP

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Sandiaga Salahuddin Uno atau Sandiaga Uno disebut-sebut berpeluang untuk menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri Keluatan dan Perikanan (KKP).

Sandiaga Uno bahkan diyakini tidak mungkin korupsi jika Presiden Joko Widodo memilihnya sebagai Menteri KKP.

Sebab, Sandiaga Uno sudah dikenal sebagai konglomerat bahkan disebut lebih kaya dari bajak laut.

Diketahui, Sandiaga Uno pernah melaporkan harta kekayaannya saat menjadi pejabat publik.

Mengutip dari LHKPN, harta kekayaan Sandiaga Uno mencapai Rp5.099.960.524.965.

Baca juga: Sandiaga Uno Jadi Mentri KKP, Disebut Tak Akan Korupsi, Pantas Saja Hartanya Segini Bajak Laut Kalah

Baca juga: Fadli Zon Jadi Menteri KKP, Pengamat: Ramai Dunia Persilatan, Gak Kebayang Muji-muji Jokowi Terus

Baca juga: Isi Surat Habib Rizieq Buat Wali Kota Bogor Marah, Bima Arya Mendadak Tegur Pihak RS, Apa Isinya?

 

Jumlah itu terdiri dari Harta Tanah dan Bangunan senilai Rp191.644. 398.989, Alat Transportasi dan Mesin senilai Rp325.000.000.

Harta bergerak lainnya senilai Rp3.200.000.000', Surat berharga senilai Rp4.707.615.685.758, Kas dan setara kas senilai Rp495. 908.363.438. Harta lainnya senilai Rp41.295.212.159 dan Utang senilai Rp340.028.135.379.

Membahas soal Politikus Partai Gerindra tersebut, dijelaskan oleh Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV, Jumat (27/11/2020).

Sebelumnya Edhy Prabowo ditangkap atas dugaan menerima suap dalam izin ekspor benih lobster alias benur.

Tugas Menteri KKP sementara ditangani oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Politikus Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno alias Sandiaga Uno tidak mungkin korupsi, lantaran disebut sebagai orang konglomerat atau orang sudah terlanjur kaya raya. Sehingga saat ini ramai perbincangan publik soal Sandiaga Uno dipercaya jadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), RI menggantikan Edhy Prabowo yang kini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Politikus Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno alias Sandiaga Uno tidak mungkin korupsi, lantaran disebut sebagai orang konglomerat atau orang sudah terlanjur kaya raya. Sehingga saat ini ramai perbincangan publik soal Sandiaga Uno dipercaya jadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), RI menggantikan Edhy Prabowo yang kini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Tribun Kaltim)

Qodari kemudian menyebut nama Fadli Zon dan Sandiaga Uno dapat mengisi jabatan tersebut, meski diprediksi pilihan lebih condong ke Sandiaga.

Ia menjelaskan kekayaan Sandiaga Uno menjadi faktor dapat masuk dalam radar pengganti Menteri KKP.

"Saya berani menyebut nama Sandiaga Uno, karena Sandiaga ini orang sudah telanjur amat sangat kaya, bahkan salah satu konglomerat di Indonesia," papar Qodari.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved