Siapa Sebenarnya Irjen Nico Afianta, Kapolda Jatim yang Ditolak Kiai Madura Sampai Disebut Titipan
Penunjukan Kapolda Jawa Timur yang baru itu menuai prokontra dari sejumlah kalangan, termasuk para ulama.
Ketika menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Metro, Nico yang kala itu berpangkat Komisaris Besar Polisi berhasil menggagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu seberat satu ton di sebuah hotel di Anyer, Kabupaten Serang, Banten.
Ditolak Aliansi Kiai Muda Madura
Penunjukan Irjen Pol Nico Afianta sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Pol M Fadil Imran menuai penolakan dari pihak tertentu, yakni forum yang menamakan diri Aliansi Kiai Muda Madura.
Aliansi Kiai Muda Madura menyatakan tidak bersedia kepolisian Jawa Timur dipimpin oleh Nico.
Namun, hal berbeda disampaikan oleh sejumlah ulama Madura yang menyatakan mendukung penuh Irjen Pol Nico Afianta sebagai Kapolda Jatim yang baru.
Baca juga: Jadwal Tinju Mike Tyson Vs Roy Jones Jr Minggu Besok, Tyson: Rahang Patah Itu Menyenangkan
Baca juga: Timur Tengah Mencekam, Ini Negara yang Ingin Dilenyapkan Amerika di Akhir Pemerintahan Donald Trump
Koordinator Aliansi Kiai Muda Madura, Lora Ali Mahrus Syakir menilai penunjukan Irjen Pol Nico Afianta sebagai Kapolda Jatim akan menimbulkan banyak masalah.
“Menurut saya, Kapolri telah melakukan kesalahan fatal dalam menunjuk Kapolda Jatim kali ini,” kata Ali Mahrus kepada sejumlah media, Kamis (26/11/2020).
Ali Mahrus juga mengatakan, pihaknya bukan anti demokrasi, namun di tengah maraknya isu-isu sensitif di masyarakat, penunjukan Kapolda mestinya harus benar-benar mempertimbangkan maslahat dan mafsadatnya.
Ia menyatakan khawatir, penunjukan Kapolda Jatim yang baru merupakan pesanan dari kelompok tertentu yang ingin merusak keharmonisan masyarakat Jatim.
Untuk itu, pihaknya berharap Kapolri menganulir keputusannya dan segera mengganti Kapolda Jatim.
"Jika tidak, kami akan melakukan aksi dengan melakukan penolakan,” sergah Koordinator Aliansi Kiai Muda Madura, Lora Ali Mahrus Syakir.

Ulama Madura Dukung Kapolda Jatim yang Baru
Hal berbeda sebelumnya disampaikan oleh ulama Madura yang juga Pengasuh Ponpes Al Hikam, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, KH Nuruddin A Rahman. Dia mendukung penuh pengangkatan Irjen Pol Nico Afianta Karokaro sebagai Kapolda Jatim.
KH Nuruddin menyatakan, pihaknya menyambut baik kehadiran mantan Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Nico Afianta Karokaro sebagai Kapolda Jatim.
Polisi kelahiran Surabaya tahun 1971 itu menggantikan Irjen Pol Fadil Imran yang kini ditugaskan sebagai Kapolda Metro Jaya.