Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kopassus Tersesat 18 Hari di Hutan Papua, Diikuti 3 Sosok Mistis Matanya Berputar Liar

Saat hari kelima, Kopassus bertemu sungai dengan arus yang sangat deras. Mereka pun memutuskan untuk menyeberang dengan menggunakan tali.

Editor: Duanto AS
Istimewa
Korps Baret Merah Kopassus 

Kopassus Tersesat 18 Hari di Hutan Papua, Diikuti 3 Sosok Mistis Matanya Berputar Liar

TRIBUNJAMBI.COM - Sepak terjang Komando Pasukan Khusus ( Kopassus ) sudah tidak diragukan lagi.

Kemampuan pasukan elite TNI AD ini memang sudah dikenal tidak saja di dalam negeri, melainkan hingga ke mancanegara.

Kenyang asam garam di berbagai operasi militer, kemampuan Kopassus juga telah diakui oleh dunia.

Berbagai misi pertempuran mulai dari Operasi Trikora, Operasi Dwikora, Operasi Seroja, pemberantasan PRRI/Permesta hingga pembebasan sandera pesawat Garuda Woyla di Thailand.

Tak sembarangan tentara yang bisa bergabung dengan Korps Baret Merah.

Ilustrasi Pelatih Kopassus
Ilustrasi Pelatih Kopassus (Youtube)

Mereka harus sosok pilihan yang mempunyai kemampuan di atas rata-rata.

Para prajurit Kopassus sering kali mendapat penugasan sulit di berbagai daerah.

Baca juga: Sosok 3 Jenderal Kopassus Didikan Sintong Panjaitan yang Jadi Orang Pilihan, Ngeri Spesialisasinya

Ini setelah para prajurit dinyatakan lulus melewati werving atau rangkaian tes kesehatan, fisik, akademi dan psikologi.

Dalam penugasan para prajurit mesti menghadapi ganasnya kondisi alam, bahkan anggota juga mengalami kejadian di luar nalar.

Seperti dikisahkan oleh satu diantara anggota Kopassus yang bertugas di Papua.

Dilansir dari buku Kopassus untuk Indonesia, karangan Iwan Santosa dan E.A Natanegara satu diantara prajurit Kopassus mengalami pengalaman mistis yang tak lazim.

Saat itu sang prajurit ditempatkan sebagai komandan pos di Timika.

Satu diantara pos yang waktu itu sangat rawan karena keberadaan pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM), Kelly Kwalik dan Thadeus Yogi.

Pasukan tersebut lalu diperintahkan untuk menggerebek markas OPM yang berjarak enam hari jalan kaki dari pos Timika.

Baca juga: Raja Intel Indonesia Bikin Anak Buah Kelabakan, Perwira Intelijen Kaget Dapat Jawaban

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved