UMKM Jambi
Jual Donat dari Dapur Rumah, UMKM Jambi Ini Berkembang dan Punya Outlet di Pinggir Jalan Besar
UMKM kuliner ini pada awalnya berjualan secara online, memanfaatkan dapur rumahnya sebagai tempat produksi Siti Widiyani berhasil
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – UMKM memang paling cepat bangkit dari dampak Corona, satu di antaranya Happy Donat.
UMKM kuliner ini pada awalnya berjualan secara online, memanfaatkan dapur rumahnya sebagai tempat produksi Siti Widiyani berhasil mengembangkan usaha donat rumahannya.
Walaupun sempat terpuruk di awal Corona, namun kegigihanya mampu membuat dia berkembang, bahkan saat ini dia telah memiliki Outlet sendiri di daerah Arizona.
Suaminya pun memilih untuk fokus membantu dia mengembangkan usahanya. Pembagian tugas antara produksi dan marketingnya pun dibagi secara apik.
Siti Widiyani fokus mengurusi masalah produksi dan inovasi produk, sedangkan suaminya lebih ke penetrasi pasar dan mapping area.
Baca juga: Sosok Nissa Risky, Adik Angkat Betrand Peto? Ini Posisinya Dalam Keluarga Ruben Onsu dan Sawendah
Baca juga: Pemkab Tanjabtim Ajukan 512 Formasi CPNS dan P3K, Pendaftaran Buka Maret 2021
Baca juga: Keuangan, Ramalan Zodiak 26 November 2020 Lengkap, Aquarius Jaga Reputasi, Taurus Capai Kepuasan
Pengalaman bertahun-tahun sebagai marketing mobil yang didapatkan suami Siti Widiyani sangat bermanfaat untuk pengembangan UMKM yang mereka dirikan.
Siti Widiyani mengatakan Saat ini, setiap hari Happy Donat mampu menjual hingga 18 boks pe rhari.
“Itu tidak termasuk, pesanan secara online,” ujarnya kepada Tribunjambi.com beberapa hari yang lalu.
Produk Happy Donat, penjual donat di Jambi, yang merupakan UMKM di Jambi. (tribunjambi/yon rinaldi)
Satu boks berisi 12 donat, harganya sendiri relatif murah hanya Rp 25 ribu per boks. Namu Siti Widiyani juga menyediakan untuk paket setengah boks ( isi enam ). Untuk setengah bok dijualnya hanya Rp 15 ribu.
Selain donat Siti Widiyani juga menjual menjual kue tart, kue lapis nanas, dan bolen. Kue tart di jualnya mulai dari Rp 65 ribu rupiah.
Sedangkan bolen satu boks dijualnya seharga Rp 20 ribu. satu boks berisi empat kue bolen. Khusus untuk kue bolen setiap pembelian dua boks harganya hanya Rp 35 ribu.
Kue nanas dijualnya seharga Rp 150 ribu per loyang. Namun dia juga menjual dengan ukuran setengah loyang. Setengah loyang dijualnya seharga Rp 80 ribu.
Siti Widiyani menceritakan keahliannya membuat donat berasal dari kurus membuat kue yang dia ikuti.setelah selesai dari kursus tersebut dia mulai mendirikan UMKM dengan Brand Happy Donat satu setengah tahun yang lalu.
Di saat masih berjualan online Siti Widiyani telah memiliki beberapa reseller yang membantu dia memasarkan donatnya.
“Kala itu, suami belum begitu fokus membatu Happy Donat,” ujarnya.