Selasa, 21 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Rahasia Terbongkar, Diam-diam PM Israel Temui Pangeran Arab Saudi, Menlu AS Pompeo Terlibat Soal Ini

Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu bersama kepala intelijen Israel, dikabarkan diam-diam terbang ke Arab Saudi, Senin (23/11/2020).

Editor: Teguh Suprayitno
answers africa
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. 

Rahasia Terbongkar, Diam-diam PM Israel Temui Pangeran Arab Saudi, Menlu AS Pompeo Terlibat Soal Ini

TRIBUNJAMBI.COM– Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu bersama kepala intelijen Israel, dikabarkan diam-diam terbang ke Arab Saudi, Senin (23/11/2020).

Mereka menemui Pangeran Arab Saudi Mohammad bin Salman, penguasa de facto Arab Saudi. Melu AS Mike Pompeo disebut turut hadir di pertemuan tiga negara itu.

Media Israel Haaretz dan Sputniknews mengabarkan informasi ini di lamannya. Belum ada konfirmasi resmi dari pejabat tiga negara tersebut.

Baca juga: Arab Saudi Dibom Saat Peringati Akhir Perang Dunia, Prancis hingga Amerika Sebut Pengecut, Pelakunya

Beberapa tahun lalu, stasiun TV Israel Hadashot mengutip sumbernya mengatakan Benjamin Netanyahu tertarik menormalisasi hubungan formal antara negara Yahudi dan Arab Saudi.

Radio publik Kan Israel dan Radio Angkatan Darat Senin (23/11/2020) turut mengabarkan, Netanyahu diam-diam mengunjungi Neom, kota baru yang dibangun besar-besaran oleh Arab Saudi.

Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud.
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud. ((BUTCOIN NEWS))

Laporan itu muncul ketika sejumlah reporter Israel, termasuk Barak Ravid, mengklaim dugaan sebuah pertemuan rahasia terjadi di Neom.

Kota baru Arab Saudi ini terletak di tepi Laut merah, beberapa mil dari perbatasan selatan Israel. Setelah berada sekitar 5 jam di Neom, Netanyahu terbang kembali ke Tel Aviv.

Pemerintah Israel dan Kedutaan Besar AS di Yerusalem belum mengomentari laporan tersebut. Kantor Berita Saudi (SPA) pada September mengumumkan kerajaan mengizinkan "semua negara" untuk terbang di atas wilayahnya dalam perjalanan ke dan dari Uni Emirat Arab ( UEA).

Baca juga: Malaysia Bongkar Sumber Kekayaan Timor Leste, Bukan Hanya Minyak, Sejarah Oecussi Akhirnya Terkuak

Kabar inui muncul sehari setelah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyatakan keyakinannya ada lebih banyak negara Arab yang diyakini AS bersedia menormalisasi hubungan politik dengan Israel.

September lalu, penerbangan komersial Israel melintasi wilayah Saudi menuju Abu Dhabi. Pesawat terbang itu membawa delegasi AS dan Israel untuk kunjungan resmi mereka ke UEA.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (KOMPAS.COM)

Langkah Saudi mengizinkan penerbangan Israel melintasi wilayah mereka secara cepat dipuji Israel sebagai anugerah.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memujinya sebagai "terobosan luar biasa" yang akan membuat perjalanan lebih murah dan lebih pendek.

Koridor itu itu akan meningkatkan pariwisata dan meningkatkan ekonomi. Pada Agustus, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia yakin akan ada keputusan penting dari Arab Saudi.

Baca juga: Mulai Terang-terangan, Dua Pesawat Bomber AS Ketahuan Buat Masalah, China Sebut Amerika Menantang

Negara itu akan menjadi negara berikutnya yang bergabung dengan kesepakatan damai baru-baru ini antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved