Pasien Corona Sembuh Bertambah
Penumpang Trans Siginjai Mulai Meningkat 25 Persen Sejak New Normal
Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Wing Gunariadi menyampaikan, peningkatan penumpang tersebut mulai terjadi setelah pe
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Beberapa bulan terkahir, penumpang bus Trans Siginjai perlahan mengalami peningkatan.
Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Wing Gunariadi menyampaikan, peningkatan penumpang tersebut mulai terjadi setelah penerapan relaksasi atau new normal.
"Mulai meningkat sejak new normal. Dari Juni sampai Oktober kemarin, itu terus meningkat," katanya, Rabu (18/11/2020).
Jumlah penumpang bus ini sempat mengalami penurunan saat pandemi Covid-19 melanda pada Maret 2020.
Baca juga: Pelaku Pencurian Sepeda Motor Ketua RT di Gotong Royong Jambi Terekam CCTV, Ini Ciri-cirinya
Baca juga: Satuan Khusus Tim Fachrori-Syafril Mulai Bekerja, Noviardi: Konsolidasi Tim di Semua Tingkatan
Baca juga: Ramalan Zodiak Kamis 19 November 2020 Paling Lengkap, Kelucuan, Cinta, Pekerjaan, Uang!
Penurunan tersebut terjadi pada Maret hingga Mei lalu, bahkan hingga 80 persen.
Padahal, penumpang Trans Siginjai setiap tahunnya mengalami peningkatan sekitar 10 persen sejak dari 2018.
Lebih lagi sejak pertambahan koridor pada Februari 2020, grafik pertumbuhan penumpang sempat melonjak tinggi.
Penurunan ini diperkirakan karena penumpang koridor satu yang didominasi pelajar dan mahasiswa mulai menerapkan pembelajaran secara dalam jaringan (daring).
Sedangkan untuk penumpang koridor dua yang didominasi ASN juga menurun lantaran penerapan kerja dari rumah (work from home).
Namun sejak penerapan new normal, jumlah penumpang perlahan meningkat.
Peningkatan penumpang tersebut, menurutnya, masih dalam taraf skala kecil, berkisar 25 persen saja.
Masih menurut Wing, kenaikan penumpang pascarelaksasi tersebut dikarenakan sejumlah masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa.
Selain itu, beberapa sekolah dan kampus juga sudah mulai buka.
Kendati begitu, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan bagi petugas bus dan penumpang.
"Tetap kita terapkan (protokol kesehatan). Kita tetap harus cegah penyebaran Covid-19," ujarnya.