Berita Tanjabbar
Puluhan Jemaah Umrah Tanjabbar Berangkat Sekira Januari 2021, Kecuali 50 Tahun ke atas
Masyarakat yang berumur di atas 50 tahun masih belum diizinkan untuk melaksanakan ibadah umroh. Hal ini berdasarkan aturan
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Masyarakat yang berumur di atas 50 tahun masih belum diizinkan untuk melaksanakan ibadah umrah.
Hal ini berdasarkan aturan yang di buat oleh peraturan dalam pelaksanaan ibadah umrah telah disusun Pemerintah Arab Saudi.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hasbi mengungkapkan bahwa sejak informasi diperbolehkannya ibadah umrah, sejumlah masyarakat sudah mulai melakukan pendaftaran.
Namun demikian, hingga saat ini kata Hasbi belum ada masyarakat Tanjabbar yang berangkat umrah.
"Jadi sekarang sudah mulai masyarakat yang daftar. Tapi ini baru daftar, karena informasi yang saya dapat belum ada travel yang berangkatkan umrah, karena memang masih takut juga dengan kondisi saat ini," katanya.
Baca juga: Rey Utami Bebas, Ternyata Dirinya Sempat Ingin Habisi Nyawa Sendiri saat Dipenjara, Kok Tidak Jadi?
Baca juga: Anies Baswedan Dikecam Terkait Pesta Nikahan Anak Habib Rizieq, Politisi PDIP: Tunggulah Kehancuran
Baca juga: Dokter Tirta Tuntut Keadilan ke Anies & BNPB Terkait Pesta Nikah Putri Habib Rizieq: Kecewa Saya
Lebih lanjut disampaikan oleh Hasbi bahwa hingga hari ini setidaknya ada lebih dari 70 orang yang telah mendaftarkan diri sebagai calon jamaah umrah.
Dari jumlah tersebut, kebanyakan adalah calon jamaah yang berusia di atas 50 tahun.
"Kalo yang daftar sudah lebih 70 orang. Tapi kebanyakan usia diatas 50 tahun. Jadi kita masih tunggu juga seperti apa, kalo yang terkahir ya tadi aturannya. Yang berangkat hanya usia 18 tahun sampai 50 tahun,"ungkapnya
Soal keberangkatan, dari komunikasi yang di lakukan oleh Kemenag dengan beberapa travel yang akan memberangkatkan calon jemaaah umrah Kabupaten Tanjabbar.
Keberangkatan jamaah umrah di mungkinkan awal tahun 2021.
"Jadi berangkat itu sekitar januari atau maret. Karena kemungkinan di bulan itu udah agak sepi yang berangkat,"ungkapnya
Adapun keberangkatan nanti juga kata Hasbi akan ada syarat-syarat tertentu yang harus dijalani oleh calon jamaah umrah.
Nantinya calon jamaah wajib melakukan rapid tes dan melampirkan surat keterangan sehat.
Baca juga: VIDEO Mojok Bareng Yoniyah Mahasiswi UIN Jambi, Juara Pertama Kreasi Produk Bahan Limbah 2020
"Jadi memang jamaah memang siap dengan mengikuti protokol kesehatan. Nanti di mekkah juga akan di karantina selama tiga hari sebelum melaksanakan ibadah umrah," pungkasnya. (tribunjambi/samsul bahri)
Satgas Ingatkan Jemaah Umrah Wajib Patuhi Pedoman Ibadah di Masa Pandemi