Pilkada di Jambi
Dua Serangan Diarahkan ke Fachrori-Syafril, Saiful Roswandi: Itu Bagian dari Dinamika Demokrasi
Mendapati dua serangan ini kepada pasangan mereka, Saiful Roswandi sebagai juru bicara hanya mengatakan jika itu sebagai dinamika demokrasi.
Penulis: Hendri Dunan | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua kali serangan terhadap pasangan calon Fachrori-Syafril hanya dianggap sebagai dinamika dalam berdemokrasi.
Beberapa waktu lalu, tim advokasi Haris-Sani membuat laporan ke Bawaslu Provinsi Jambi terkait bagi-bagi sembako oleh pihak yang menggunakan kaos bergambar Fachrori-Syafril.
Kini, tim Fachrori-Syafril juga harus menerima kenyataan jika alat peraga kampanye mereka dalam bentuk baliho atau spanduk di rusak orang di daerah Kabupaten Sarolangun.
Baca juga: Baliho Fachrori Umar-Syafril Nursal Dirusak, Tim Belum Melapor, Saiful: Biar Masyarakat Menilai
Baca juga: Foto Sule di Malam Pertama Pernikahannya Dikomentari Banyak Orang, Jokowi Beri Ucap dengan Cara Ini
Baca juga: Ini Penyebab BLT Karyawan Belum Cair ke Pemegang Bank Mandiri, Cek Disini
Mendapati dua serangan ini kepada pasangan mereka, Saiful Roswandi sebagai juru bicara hanya mengatakan jika itu sebagai dinamika demokrasi.
"Semua itu bagian dari dinamika demokrasi,"ujar Saiful Roswandi, Minggu (15/11/2020).
Meski dianggap sebagai dinamika demokrasi, dirinya berharap agar hal itu tidak sampai merusak nilai-nilai demokrasi itu sendiri.
"Namun yang terpenting tidak merusak nilai-nilai demokrasi,"terangnya.
Dan terkait pihak yang tertangkap kamera melakukan bagi-bagi sembako itu sendiri ditegaskan tim Fachrori-Syafril bukanlah bagian dari tim mereka.
"Bila dialam kompetisi kemudian ada yang berbuat baik. Begitulah para pecinta demokrasi menjalankan loyalitas mereka kepada kandidat yang dikaguminya. Dan harus dilihat secara objektif,"kata Saiful Roswandi.