Sinopsis Film
Sinopsis Menunggu Pagi, Film yang Dibintangi Arya Saloka
Sinopsis Menunggu Pagi yang dibintangi Arya Saloka tayang di Netflix. Menunggu Pagi atau Ten Seconds Before Sunrise.
TRIBUNJAMBI.COM - Sinopsis Menunggu Pagi yang dibintangi Arya Saloka tayang di Netflix.
Menunggu Pagi atau Ten Seconds Before Sunrise merupakan film yang disutradarai sekaligus naskahnya ditulis Teddy Soeriaatmadja.
Film yang dirilis di bioskop pada 11 Oktober 2018 ini dibintangi sejumlah artis berbakat tanah air.
Baca juga: Sinopsis Riddick Tayang di Trans TV, Bertahan Hidup Saat Terjebak di Suatu Planet
Baca juga: Arya Saloka Pernah Mogok Main Sinetron, Dapatkan Peran Aldebaran Secara Tidak Sengaja
Selain Arya Saloka, Aurelie Moeremans, Arya Vasco, Mario Lawalatta, Putri Marino, dan masih banyak lainnya.
Tayang dalam durasi 82 menit, film Menunggu Pagi mengisahkan tentang drama kehidupan khas anak-anak muda urban.
Cerita berawal saat Bayu (Arya Saloka) diajak ketiga temannya, Rico (Arya Vasco), Kevin (Raka Hutchision), dan Adi (Bio One), menonton Djakarta Warehouse Project (DWP).
Tentu saja ia menolak karena selera musiknya memang berbeda dari ketiga temannya itu.
Daripada electronic music atau biasa disebut EDM, Bayu lebih tertarik pada musik klasik.
Ia bahkan mempunyai toko vinyl atau piringan hitam di kawasan Pasar Santa, Jakarta.
Kendati demikian, ketiga teman Bayu ini tak henti memaksanya untuk sesekali ikut merasakan keseruan pesta musik EDM.
Di satu sisi, Bayu tetap pada pendiriannya dan menolak ajakan teman-temannya.
Baca juga: Sukses Perankan Aldebaran, Arya Saloka Mengawali Karir Sebagai Figuran dan Dibayar Rp 75 Ribu
Namun, tanpa diduga, kehadiran Sarah (Aurelie Moeremens) di tokonya seketika membuat Bayu goyah.
Sarah datang tepat sebelum acara DWP dimulai.
Perbincangan dengan Sarah membuat pandangan Bayu terhadap EDM berubah.
Bahkan Bayu tak menolak ajakan Sarah untuk menonton DWP.