Breaking News:

Kata Kepala BKPM Bahlil, Indonesia Predikat Satu Negara Terjelek Dalam Hal Mengurus Izin Usaha

Bahlil menyebut, Indonesia mendapatkan predikat negara terjelek nomor satu dalam hal mengurus izin usaha.

(Tangkap layar channel YouTube BKPM TV - Invest Indonesia)
Gelaran Debat Terbuka UU Cipta Kerja yang digelar oleh Organisasi Kemahasiswaan Cipayung Plus 

Kata Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Indonesia Predikat Satu Negara Terjelek Dalam Hal Mengurus Izin Usaha

TRIBUNJAMBI.COM - Debat Terbuka UU Cipta Kerja yang digelar oleh Organisasi Kemahasiswaan Cipayung Plus, Rabu (4/10/2020) lalu juga dihadiri Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia.

Ada pernyataan menarik dilontarkan Bahlil Lahadalia dalam gelaran tersebut.

Bahlil menyebut, Indonesia mendapatkan predikat negara terjelek nomor satu dalam hal mengurus izin usaha.

"Di Indonesia, mendapat predikat negara nomor satu terjelek dalam mengurus izinnya, republik kita ini," ucapnya dikutip dari kanal YouTube BKPM TV, Minggu (8/11/2020).

Baca juga: Pilkada di Jambi, Sudah Ada 999 Pelanggaran Netralitas ASN, 894 Pelanggaran Direkomendasikan ke KASN

Baca juga: Warga Palmerah Kaget, Ular Besar Sepanjang 5 Meter Kepergok Makan Kambing

Baca juga: Hari Ayah Nasional Selalu Diperingati Tiap 12 November, Ini Bedanya Dengan Fathers Day?

Bahlil melanjutkan, berdasarkan dari pengalaman pribadi maupun secara umum, masalah pengurusan izin usaha di Indonesia berbelit-belit.

Ini dikarenakan adanya berbagai macam regulasi yang tumpang tindih satu dengan yang lain.

"Muter-muter dan macam-macam alasannya saat urus izin, tidak hanya itu juga membutuhkan biaya yang tinggi," imbuhnya.

Untuk itu, Bahlil menegaskan, keberadaan UU Cipta Kerja dapat menjawab persoalan ini.

Direktur Tim Kampanye Nasional (TKN) Milenial, Bahlil Lahadalia sedang memberikan sambutan di acara Syukuran Kemenangan Pilpres 2019 bertajuk Panggung Gemb1ra di The Pallas, Jakarta, Minggu (21/04/2019).
Direktur Tim Kampanye Nasional (TKN) Milenial, Bahlil Lahadalia sedang memberikan sambutan di acara Syukuran Kemenangan Pilpres 2019 bertajuk Panggung Gemb1ra di The Pallas, Jakarta, Minggu (21/04/2019). (Tribunnews/MUHAMMAD FADHLULLAH)

Ia mengatakan, UU Cipta Kerja memangkas aturan yang tumpang tindih. "Regulasi yang tumpang tindih menjadi simpel untuk kemudian buat dalam transparansi lewat elektronik."

Halaman
123
Editor: Rahimin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved