Pilpres Amerika Serikat

Pilpres AS 2020: Donald Trump Diambang Kekalahan, Tetap Tak Mau Menyerah dari Joe Biden

Calon Presiden AS, Donald Trump diambang kekalahan. Hasil penghitungan sementara Joe Biden lebih unggul.

Editor: Teguh Suprayitno
ABC News
Joe Biden dan Donald Trump 

"Saya harus melihat," kata Trump.

“Lihat, saya harus melihat. Tidak, saya tidak akan mengatakan ya. Saya tidak akan mengatakan tidak," ujar Trump.

Pada kesempatan lain dia dengan senang hati mengemukakan pertanyaan itu sendiri.

"Satu-satunya cara kita akan kalah dalam pemilihan ini adalah jika pemilihan itu dicurangi," kata Trump kepada kerumunan pada rapat umum di Oshkosh, Wisconsin, pada bulan Agustus.

"Ingat bahwa. Itulah satu-satunya cara kami akan kalah dalam pemilihan ini."

Trump mengulangi pesan itu dalam konferensi pers Gedung Putih yang langka pada bulan September, dan selama debat presiden pertama seminggu kemudian.

Baca juga: Mendadak Pengkritik Jokowi Dapat Bintang Mahaputera, Fadli Zon, Fahri Hamzah Kini Gatot Nurmantyo

Tapi seberapa nyata ancaman Trump yang menolak menerima hasilnya?

Nah, pemilihan di tengah pandemi membuatnya lebih memungkinkan daripada dalam pemilu biasa.

Perubahan pada kebiasaan memilih telah memudahkan Trump untuk melontarkan tuduhan penipuan yang tidak berdasar.

Seorang pendukung Trump (kiri) mengibarkan bendera AS di hadapan para demonstran di alun-alun Black Lives Matter di seberang Gedung Putih pada hari pemilihan di Washington, DC pada 3 November 2020.
Seorang pendukung Trump (kiri) mengibarkan bendera AS di hadapan para demonstran di alun-alun Black Lives Matter di seberang Gedung Putih pada hari pemilihan di Washington, DC pada 3 November 2020. (Olivier DOULIERY / AFP)

Bahkan menciptakan skenario di mana dia dapat secara prematur menyatakan dirinya sebagai pemenang.

Rekor jumlah orang Amerika yang memilih lebih awal, dengan proporsi yang signifikan melakukannya melalui surat.

Meningkatnya jumlah surat suara yang masuk, khususnya, bisa berarti dibutuhkan waktu lebih lama bagi petugas pemungutan suara untuk menghitung - dan mengumumkan - hasilnya.

Seperti yang ditunjukkan oleh beberapa pakar pemilu, AS dapat berada dalam minggu pemilu, bukan malam, untuk menghitung suara.

Jika Trump menemukan dirinya memimpin lebih awal di beberapa negara bagian, ada kemungkinan dia bisa menyatakan dirinya sebagai pemenang, sebelum cukup banyak suara dihitung untuk memastikan siapa yang menang.

Kemungkinan presiden menemukan dirinya memimpin lebih awal diperburuk oleh tren suara Demokrat yang akan datang kemudian.

Kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden, yang unggul sementara, berbicara dengan penduduk di Wilmington, Delaware pada 3 November 2020. AS mulai memberikan suara pada hari Selasa dalam pemilihan yang mengacu pada referendum tentang kepresidenan Donald Trump yang secara unik kurang ajar dan memar, yang didesak oleh lawan dan calon terdepan dari Partai Demokrat Joe Biden kepada orang Amerika.
Kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden, yang unggul sementara, berbicara dengan penduduk di Wilmington, Delaware pada 3 November 2020. AS mulai memberikan suara pada hari Selasa dalam pemilihan yang mengacu pada referendum tentang kepresidenan Donald Trump yang secara unik kurang ajar dan memar, yang didesak oleh lawan dan calon terdepan dari Partai Demokrat Joe Biden kepada orang Amerika. (Angela Weiss / AFP)
Halaman
123
Sumber: TribunnewsWiki
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved