Berita Tanjabtim
Disdik Siapkan Muatan Lokal Tentang Jalur Rempah Nusantara Untuk Peserta Didik di Tanjabtim
Membuka tabir jalur rempah Nusantara BPCB sebut peran Dinas Pendidikan juga cukup berpengaruh selain dari sektor budaya dan wisata
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Membuka tabir jalur rempah Nusantara BPCB sebut peran Dinas Pendidikan juga cukup berpengaruh selain dari sektor budaya dan wisata, Rabu (4/11/2020).
Dikatakan Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jambi BPCB Dr. Agus Widiatmoko saat kegiatan FGD dalam persiapan jalur rempah Nusantara di Tanjabtim, selain dari sektor pariwisata sektor pendidikan juga memiliki peran penting.
Pasalnya para pemuda ataupun anak didik juga harus perlu tahu lebih dalam, terkait wilayah kelahiran mereka atau wilayah tempat mereka menimba ilmu.
Sehingga harapannya ke depan timbul rasa penasaran yang tinggi untuk mengetahui dan mendalami terkait budaya yang ada di tempat mereka.
Baca juga: Promo Indomaret Hari Ini 4 November 2020, Susu Anak, Beragam Bumbu, Personal Care, Popok, Beras, DLL
Baca juga: Gas 3 Kg Langka dan Mahal di Merangin, Pertamina Sebut Warga Terlalu Panik, Pangkalan Nakal Disorot
Baca juga: Donald Trump Habis Kena Sindir, Petahana Disebut Tak Pantas Mengatakan Pemilu AS Curang
"Untuk itu saat ini kita perlu membangun karakter mereka, sehingga mereka tidak hanya tahu melainkan juga mereka bisa merasa bangga dan peduli akan warisan kebudayaan yang ada," jelasnya.
Dengan penanaman karakter melalui jalur rempah ini melalui pembelajaran muatan lokal dalam pembelajaran, diharapkan timbul rasa keingintahuan dan juga kreatifan mereka untuk melakukan hal yang lebih baik dari yang telah ada saat ini dan terinspirasi untuk melakukan hal hal yang baru.
Dan yang terakhir dari OPD terkait, peran mereka juga sangat penting untuk mensukseskan program jalur rempah ini.
Sehingga menjadi benar-benar bermanfaat dan bernilai bagi masyarakat.
"Intinya melalui jalur rempah ini bukan sekedar membuat event tercatat di dunia, melainkan menjadi sebuah inspirasi dan pandangan bagi pemuda kita untuk termotivasi berkreasi," pungkasnya.
Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim Junaidi Rahmad, mengatakan melalui hasil FGD yang dilakukan pada hari lalu memang ada kaitannya dengan kurikulum muatan lokal terhadap pelajar atau siswa.
Di mana tujuannya agar nilai nilai yang dapat diserap makna jalur rempah ini dapat melekat di anak didik, bahkan tidak hanya tahu mereka juga bisa lebih mendalami lagi.
"Terkait wacana untuk dimasukkan dalam kurikulum muatan lokal, secara prinsipnya kita mendukung dan kita sedang siapkan," ujarnya.
Seperti harapan kita kemarin, agar pelestarian nilai nilai jalur rempah tersebut dapat berkembang di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Contohnya pengembangan pembuatan kapal dan pengembangan potensi laut.
Selain itu yang tak kalah terpenting, agar anak-anak didik tadi dapat mengenal lebih jauh tentang rempah rempah dan cara pelestariannya.