Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Seruan Boikot Produk Perancis, Danone: Aqua dan SGM Murni Dikembangkan dan Diroduksi dalam Negeri

Muncul seruan boikot produk Perancis di mana-mana, termasuk di Indonesia. Danone menyampaikan, Aqua dan SGM murni hasil pengembangan dalam negeri.

Editor: Rohmayana
AHMAD AL-RUBAYE / AFP
Demonstran Irak membawa poster selama demonstrasi melawan Presiden Perancis Emmanuel Macron dan istri di depan kedutaan besar Prancis di Baghdad pada 26 Oktober 2020. Seruan untuk memboikot barang-barang Prancis berkembang di dunia Arab dan sekitarnya, setelah Presiden Emmanuel Macron mengkritik kaum Islamis dan bersumpah untuk tidak menyerah terkait kartun menggambarkan Nabi Muhammad SAW. Komentar Macron muncul sebagai tanggapan atas pemenggalan kepala seorang guru, Samuel Paty, di luar sekolahnya di pinggiran kota di luar Paris awal bulan ini, setelah dia menunjukkan kartun Nabi Muhammad selama kelas yang dia pimpin tentang kebebasan berbicara. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Adanya seruan boikot produk asal Perancis yang tengah ramai digaungkan di beberapa negara itu, juga termasuk ramai di Indonesia.

Muncul seruan boikot produk Perancis di mana-mana, termasuk di Indonesia. Danone menyampaikan, Aqua dan SGM murni hasil pengembangan dalam negeri.

Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi salah satu pihak yang mengimbau agar umat muslim Indonesia tidak membeli produk asal Perancis.

Sebagaimana diketahui, Danone merupakan perusahaan produsen makanan multinasional yang bermarkas di Paris, Perancis.

Namun demikian, Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, mengatakan, beberapa produk yang dijual di Indonesia saat ini, seperti Aqua dan SGM, murni hasil pengembangan dalam negeri.

"Produk-produk kami seperti SGM dan Aqua, adalah produk-produk yang dikembangkan dan diproduksi di Indonesia oleh tenaga kerja Indonesia untuk konsumen Indonesia," kata Arif dalam keterangan tertulis, Senin (2/11/2020).

Baca juga: Ternyata Ada Polisi Melerai saat Klub Moge Hajar Prajurit TNI di Bukititnggi, Namun Malah Dikacangin

Lebih lanjut, Arif menyebutkan, Aqua telah hadir di Indonesia sejak 1973.

Bahkan, SGM telah muncul lebih lama dari itu, yakni pada 1965.

"Perusahaan kami tidak memiliki afiliasi politik dan hal-hal di luar bisnis kami," ujarnya.

Baca juga: Harga Emas Hari ini 3 November 2020 Naik Rp 10.000, Jadi Rp1.004.000 per gram

Arif pun menyambut baik langkah pemerintah yang tidak turut serta memboikot produk-produk Perancis, seperti negara lain.

"Kami akan tetap melanjutkan komitmen kami untuk melayani kebutuhan nutrisi dan hidrasi sehat melalui jutaan pedagang yang menjual produk kami di Indonesia dan disiapkan oleh hampir dari 15.000 karyawan kami di seluruh Indonesia," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, MUI mengeluarkan imbauan kepada umat Islam Indonesia untuk memboikot segala produk asal negara Perancis.

Selain aksi boikot, MUI juga meminta Presiden Perancis Emmanuel Macron mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada umat Islam sedunia.

Baca juga: Download Lagu MP3 Happy Asmara Kompilasi Dangdut Koplo Terbaik 2020 Paling Joss

Sebelumnya, Presiden Macron beberapa waktu lalu mengomentari pembunuhan terhadap seorang guru di luar Kota Paris yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad pada murid-muridnya di kelas.

Menurut Macron aksi pembunuhan ini merupakan serangan terhadap kebebasan berbicara sehingga pihaknya menyebut akan melawan "separatisme Islam" yang ada.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved