Berita Nasional

Megawati Ditantang Balik Kaum Milenial soal Kontribusi Bangsa, Fahri Hamzah Dukung Penuh Kaum Muda

Mantan Wakil Ketua DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gelora , Fahri Hamzah memberikan sorotan soal pernyataan tersebut dan menanggapinya.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/Tribun Jambi
Megawati dan Fahri Hamzah 

Fahri Hamzah lantas menyinggung kondisi yang dialami oleh para milenial saat ini di tengah kurangnya rasa kepercayaan terhadap pemerintah.

Dikatakannya bahwa anak muda lebih tertarik dengan gadgetnya, ketimbang perannya untuk negara.

Entah memanfaatkan gadgetnya untuk menganut orang-orang yang melakukan tindakan positif maupun negatif.

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah (Chaerul Umam/Tribunnews.com)

"Saya kira apabila pemimpin juga mengalami disorientasi, politisi mengalami kegalauan, maka tentu kegalauan itu akan lebih masif ke bawah," katanya.

"Kaum milenial kita tidak mau mendengar siapapun sekarang, mereka mendengar gadget mereka," imbuh Fahri Hamzah.

Oleh karenanya, Fahri Hamzah justru meminta kepada pemerintah maupun elit politik untuk melakukan introspeksi.

"Sekali lagi kesalahan kita karena para elit tidak mendominasi cuaca kehidupan kita."

"Politik ini kita selenggarakan agar orang itu punya alternatif pilihan yang baik untuk menyongsong masa depan mereka," terang Fahri Hamzah.

"Jadi kalau harus disalahkan, salahilah pemimpin dan pemimpin akan bertanggungjawab terhadap keadaan rakyatnya," pungkasnya.

Megawati: Ngapain Saya Kok Di-bully? Orang Benar

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri kembali mempertegas pernyataannya terkait sumbangsih dari kaum milenial.

Tak hanya mempertanyakan kontribusi anak milenial, Megawati juga meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak memanjakannya.

Atas ucapannya tersebut, Megawati mendapatkan respons negatif dan tidak sedikit juga melakukan bully-an.

Mereka yang merasa tidak terima lantas menunjukkan kesuksesannya sebagai kaum milenial.

Meski pernyataannya menuai polemik, khususnya dari para anak muda, Megawati menilai apa yang disampaikannya bukan tanpa alasan.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved