Dulu Murah, Kini Tanaman Lidah Mertua Berharga Mahal Capai Ratusan Juta Rupiah, Kenapa Bisa Begiitu?
Ini yang tower varigata," ungkap salah satu pehobi sekaligus petani tanaman hias, Edward Shua (45), Minggu (1/11/2020).
TRIBUNJAMBI.COM - Tahukah anda Sansevieria atau tanaman lidah mertua kini menjadi primadona di kalangan peng hobi dengan harga tembus mencapai ratusan juta rupiah?
Luar biasa memang.
"Kalau paling mahal, saya pernah sampai Rp 120 juta.
Ini yang tower varigata," ungkap salah satu pehobi sekaligus petani tanaman hias, Edward Shua (45), Minggu (1/11/2020).
Ditemui saat gelaran Kontes Latber Sansevieria oleh Komunitas Indo Sanse & Succulent di kawasan Mastrip Kedurus, pria kelahiran Surabaya ini pun menunjukkan sejumlah sansevieria yang harganya fantastis.
"Kali ini ada dua kategori yang dilombakan, yakni hybrid dan varigata.
Baca juga: Sule Akui Jadi Budak Cinta untuk Imbangi Nathalie Holscher, Rizky Febian Protes Tarlalu Bucin
Baca juga: Polda Jambi Ringkus 4 Pembakar Sepeda Motor Polisi Saat Demo UU Cipta Kerja, Ini Identitasnya
Penilaiannya di antaranya meliputi kesehatan, keserasian, dan karakter," ungkapnya.
Semakin unik karakter tanaman, maka akan semakin tinggi harga jualnya.
Menurutnya, ini yang membedakan sansevieria di mata pembeli biasa dan pehobi.
"Kalau bentuk dan warnanya semakin bagus dan serasi, maka harga jualnya semakin tinggi.
Misalnya daunnya rapi dari atas sampai bawah.
Kalau dari segi warna, varigata ada tiga yaitu kuning, krem, dan putih," kata pehobi tanaman sejak 2001 ini.
Namun jika muncul jenis baru, maka warna apa saja pasti mahal.
Jenis yang baru ini terjadi karena ada persilangan induk.
"Tidak ada batasan sansevieria induk, semua serba mungkin, bisa jadi induk betina, bisa jadi induk jantan," Edward mengatakan.