Berita Merangin
Diamankan Diduga Curi Motor, Puluhan Warga SAD Datangi Mapolres Merangin, Minta Rekannya Dibebaskan
Penangkapan dua warga Suku Anak Dalam (SAD) oleh Satreskrim Polres Merangin berbuntut panjang. Setelah dilakukan mediasi beberapa waktu lalu
Penulis: Muzakkir | Editor: Nani Rachmaini
Informasi dihimpun, mereka yang datang hendak menjebol pintu sel tahanan dengan perlengkapan yang mereka miliki. Permintaan hanya satu, yaitu membebaskan rekannya itu.
Dalam rombongan tersebut terdapat temenggung, orangtua dari pelaku yang diamankan dan rekannya yang lain.
Puluhan SAD tersebut ditenangkan oleh Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P. Mereka diajak berdiskusi disebuah ruangan di Mapolres Merangin.
Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P usai menemui mereka menyebut jika kedatangan SAD ini hanya untuk meminta kepastian keluarganya yang ditahan.
"Gak ada penyerangan tapi mereka mau minta kepastian keluarganya yang ditahan," kata Andy.
Kedatangan puluhan warga SAD ini karena terjadi miskomunikasi.
Di mana mereka meminta kesamaan proses hukumnya.
"Sedikit miskomunikasi saja, tapi sudah kita temui bersama," imbuhnya.
"Solusinya proses hukumtetap lanjut tapi di infokan setiap perkembangan saja," pungkasnya.
(tribunjambi/muzakkir)
Baca juga: PROMO Superindo 2 November Diskon 15% Daging Sapi, Harga Spesial Nugget Hingga Buah 40%
Baca juga: Belum Jadi Istri, Nathalie Holscher Buat Sule Kesal, Gegara Bawa Botol Racun: Mau Bikin Drama Apa?
Baca juga: Lengkap Daftar Harga HP Samsung Terbaru 3 November 2020, dari Harga Rp 1 Jutaan hingga HP Flagship
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kapolres-merangin-berdiskusi-bersama-sad.jpg)