Berita Nasional

Kasus Pengeroyokan, 50 Anggota TNI Langsung Datangi Polres saat Ketua Komunitas Moge Temui Kapolres

Dilaporkan sekitar 50 anggota TNI AD langsung mendatangi Mapolres Bukit Tinggi setelah video tersebut ramai beredar dan viral.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Instagram @infokomando
50 Prajurit TNI AD Datangi Polres Bukittinggi Buntut Pengeroyokan Anggota Intel Kodim, Wajah Pelaku 

Salah satu tersangka masih berusia 18 tahun

"awalnya dua tapi setelah pemeriksaan ada tiga orang sudah kami tahan. Pasal yang dipersangkakan adalah 170 KUHP," kata Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara

tribunnews
Video pengeroyokan anggota TNI AD di Bukittinggi dan para pelaku saat ditahan (Instagram @infokomando)

Kronologi

Klub motor gede Harley Owners Group (HOG) Siliwangi Bandung Chapter (SBC) ini awalnya melakukan touring dari Bandung ke Aceh bertemakan  Harley Davidson Long Way Up Sumatera Island.

Namun sampai di Jalan Dr.Hamka, Kota Bukittinggi, terjadi kesalahpahaman antara rombongan Moge dan dua anggota TNI ini.

Menurut Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, permasalahan awalnya dikarenakan kesalapahaman soal jalan

"kita tahu bersama jalan di Bukittinggi ini kecil, sehingga ketika klub Moge lewat dan meminta jalan, motor si pelapor yang menurutnya sudah memberikan jalan tapi karena dari arah berlawanan juga kendaraan padat, sehingga klub Moge ini tidak masif pemberian akses jalannya, lalu marah dan melakukan pengejaran terhadap motor pelapor. Disini terjadi adu mulut," ujar Dody

Pangdam Bukittinggi Perintahkan Lapor

Peristiwa pengeroyokan dua Anggota TNI AD Bukittinggi memicu puluhan prajurit TNI lainnya tidak terima

Buntutnya sekitar 50 orang anggota TNI mendatangi Mapolres Bukittinggi untuk melaporkan secara resmi tindakan penganiayaan tersebut.

"Sekitar pukul 20.25 WIB anggota kodim sekitar 50 orang mendatangi Polres Bukittinggi karena rombongan motor Harley Davidson bersama Ketuanya melakukan silaturahmi kepada Kapolres Bukittinggi (AKBP Dodi Prawiranegara Sik.MH)," tulis laporan yang diterima VIVA Militer, Sabtu, 31 Oktober 2020 dan dikutip Tribun Timur dari akun Instagram @infokomando.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kemudian Dandim 0304/Agam Letkol Arh Yosip Brozti Dadi langsung mendatangi Polres Bukittinggi di Jalan Jenderal Sudirman, Bukittinggi, didampingi Dansub Denpom 1/4 Bukittinggi.

Dandim 0304/Agam kemudian mendapatkan perintah langsung dari Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Irwansyah untuk melaporkan secara resmi insiden pengeroyokan yang dilakukan oleh gerombolan komunitas Moge itu terhadap dua orang anak buahnya ke Polres Bukittinggi.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Dandim 0304/Agam dan Dansub Denpom 1/4 Bukittinggi pun tetap berada di Mapolres.

Sedangkan puluhan prajurit TNI diminta diminta kembali ke rumah masing-masing. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved