Janji Luhut Binsar Panjaitan 2024, Punya Rencana dengan Istri Setelah Pemerintahan Jokowi Berakhir

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berjanji akan pensiun tahun 2024.

Editor: Teguh Suprayitno
TribunJogja.com
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. 

Janji Luhut Binsar Panjaitan 2024, Punya Rencana dengan Istri Setelah Pemerintahan Jokowi Berakhir

TRIBUINJAMBI.COM - "Saya hanya bisa menuliskan pesan ini sembari menatap ke jendela tempat karantina dan membayangkan wajah yang tetap cantik meskipun semburat rambut putihnya semakin banyak. Satu hal yang selalu saya ingat adalah bagaimana saya jatuh cinta sejak pertama kali saya bertemu dengannya di Bandung tahun 1965," Kata-kata di atas bukanlah kutipan dari novel romantis apalagi naskah drama Korea.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (ist)

Kata-kata tersebut disampaikan oleh seorang Luhut Binsar Pandjaitan. Iya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Di tengah sosoknya yang dikenal "garang" terkait urusan pemerintahan, Luhut juga punya sisi hangat kepada keluarga serta romantis kepada sang istri, Devi Pandjaitan Br Simatupang.

Sisi lain tersebut kerap ia bagikan di akun media sosial pribadinya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berjanji akan pensiun tahun 2024.

Baca juga: Jokowi Mendadak Galak, Sikap Kerasnya Muncul Gegara Presiden Macron Lukai Perasaan Umat Islam

Artinya setelah masa pemerintahan Presiden Jokowi usai. Selain istirahat, ini yang akan dilakukan Luhut bersama istrinya.

Luhut masih seringkali teringat pada kenangan masa kecil dan kehidupan bersama orang tuanya di Simargala, Toba Samosir.

Mantan Komandan Khusus Satgas Tempur Kopassus itu mengatakan menjalani kehidupan masa kecil bersama orang tua dan adik-adik dalam keadaan yang sangat sulit.

Cerita itu ia sampaikan dalam tulisan di akun Facebook pribadinya pada 19 April 2020.

Luhut bercerita, sang bapak adalah satu-satunya pencari nafkah dalam keluarga dengan menjadi sopir bus AKAP di Sibualbuali.

Gajinya hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Ia mengungkapkan, masa kecilnya dihabiskan dengan merantau untuk mencari penghidupan yang lebih baik.

Baca juga: Megawati Viral Lagi, Kritik Milenial Berlanjut: Saya Kok Dibully, Orang Benar Kok

Pengalaman hidup di masa kecil itu ucapnya, selalu dijadikan pegangan dalam merumuskan berbagai kebijakan.

"Jadi kalau mau dibilang, saya adalah anak sopir bus AKAP dan dilahirkan dari seorang Ibu yang tangguh meskipun tidak tamat Sekolah Rakyat," tulis Luhut.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved