Breaking News:

Mendekam di Penjara, Djoko Tjandra Harus Bayar Utang 2,5 Juta Dollar AS ke Otto Hasibuan

Djoko Tjandra diharuskan membayar utangnya ke mantan pengacaranya Otto Hasibuan sebesar 2,5 Juta Dollar AS

Tribunnews.com/Theresia F
Otto Hasibuan 

TRIBUNJAMBI.COM - Djoko Tjandra diharuskan membayar utangnya ke mantan pengacaranya Otto Hasibuan sebesar 2,5 Juta Dollar AS.

Majelis hakim mengabulkan gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang ( PKPU) yang diajukan advokat Otto Hasibuan terhadap mantan kliennya Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra.

"Menimbang bahwa karena termohon telah mengakui adanya utang meskipun besaran utang menurut termohon tidak sama dengan yang diajukan oleh pemohon, dengan demikian unsur pasal mengenai adanya utang telah terpenuhi," ucap putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Dulhusin, dalam keterangan tertulis dari pihak Otto, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Daftar 5 Provinsi Dengan Kenaikan Kasus Tertinggi Covid-19

Baca juga: Barbie Kumalasari Ramala R dan N akan Bercerai, Raffi Ahmad Kesal dan Sebut Soal Amal Ibadah

Baca juga: Oknum Anggota Brimob Ditangkap, Diduga Sudah Berulangkali Jual Senjata ke KKB Papua

Gugatan tersebut diketahui didaftarkan Otto ke Pengadilan Niaga pada PN Jakpus tertanggal 25 September 2020 dengan nomor perkara 310/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst.

Otto mengajukan gugatan itu karena Djoko Tjandra memiliki utang sebesar 2,5 juta dollar Amerika Serikat kepada dirinya.

Utang tersebut merupakan biaya jasa pengacara Otto sebagai kuasa hukum Djoko Tjandra. Namun, setelah Otto menjalankan tugasnya, Djoko Tjandra tidak membayar biaya tersebut sehingga gugatan dilayangkan.

 Djoko Tjandra tiba di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/7/2020). Djoko Tjandra ditangkap di Malaysia.
Djoko Tjandra tiba di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/7/2020). Djoko Tjandra ditangkap di Malaysia. (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Otto menuturkan, gugatan itu diajukan demi menegakkan martabat profesi advokat.

"Selama ini ada pandangan bahwa advokat selalu merugikan kliennya. Padahal, tidak selamanya demikian. Buktinya, dalam kasus saya ini klienlah yang merugikan advokat," kata Otto di keterangan tertulis yang sama.

Dengan adanya putusan tersebut, Djoko Tjandra ditetapkan dalam keadaan PKPU sementara hingga 45 hari mendatang untuk membayarkan utangnya kepada Otto.

Baca juga: Upah Minimum 2021 Tak Naik, Jumisih: Buruh Harus Diperhatikan Kesejahteraan, Bukan malah Dikorbankan

Baca juga: Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Lagi, Ini Kelakukan Sang Pendakwah yang Membuatnya Masuk Bui

Baca juga: Pekerja Tuntut Upah Naik, Pemerintah Putuskan Upah Minimum 2021 Tidak Akan Naik

Sebagai informasi, Djoko Tjandra merupakan narapidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali. Otto Hasibuan menjadi pengacara Djoko Tjandra sekitar bulan Agustus 2020.

Kala itu, Djoko Tjandra baru saja ditangkap polisi pada 30 Juli 2020 setelah buron selama 11 tahun.

"Saya dipercaya oleh keluarga dan kemudian setelah saya bertemu dengan Djoko Tjandra, Djoko Tjandra juga mempercayai saya, berharap saya dapat membantu dia dalam kasusnya ini," kata Otto ketika dihubungi Kompas.com, 2 Agustus 2020.

Kini, advokat Soesilo Aribowo dan Krisna Murti yang mendampingi Djoko Tjandra yang terjerat kasus di Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gugatan PKPU Otto Hasibuan terhadap Djoko Tjandra Dikabulkan", 

Editor: Rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved