Breaking News:

Berita Sarolangun

Dukcapil Sarolangun Sebut Stok Blangko e-KTP Aman Hingga 2021, Usai Rekam Bisa Langsung Cetak

Disdukcapil Sarolangun saat ini memiliki stok blangko e-KTP dalam kondisi aman hingga akhir tahun 2020 mendatang.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rifani
Arsyad Kepala Disdukcapil Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Jumlah blangko e-KTP saat ini, bisa memenuhi pencetakan bagi masyarakat Kabupaten Sarolangun hingga Februari 2021 mendatang.

Disdukcapil Sarolangun saat ini memiliki stok blangko e-KTP dalam kondisi aman hingga akhir tahun 2020 mendatang.

Ketersediaan blangko e-KTP ini ada sebanyak 9.000 keping lebih, sehingga dalam pelayanan perekaman e-KTP bisa langsung mencetaknya dengan catatan dalam kondisi jaringan yang bagus.

"Blangko e-KTP kita banyak, sampai saat ini hingga akhir Desember bahkan sampai Februari 2021 aman," kata Arsyad Kepala Disdukcapil Sarolangun, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: BREAKING NEW, Pemprov Jambi Tetapkan Lokasi Jalan Tol Jambi-Rengat, Ini Daftar Titiknya

Baca juga: Kartosoewirjo, Tokoh Pencetus Sumpah Pemuda yang Buat Soekarno Menangis, Dihukum Mati Karena Hal Ini

Baca juga: Spoiler One Piece 994 - Luffy dan Aliansi vs Kaido, King, Queen dan Bajak Laut Binatang Buas?

Ia juga menegaskan bahwa dalam hal pelayanan pembuatan e-KTP ini, pihaknya tidak dibenarkan membuat surat keterangan (Suket) bagi masyarakat yang sudah melakukan perekaman e-KTP, karena banyaknya blangko Ktp-el yang tersedia saat ini.

"Sesuai regulasi pemerintah yakni Dirjen dukcapil bahwa kami tidak dibenarkan membuat surat keterangan (Suket), kami juga tidak dibenarkan membuat print ready record (PRR) adalah masalah yang sudah kita rekam tapi tidak dicetak," katanya.

Di era pandemi ini, katanya pihaknya menerapkan pelayanan di kantor dukcapil tetap secara tatap muka dalam perekaman e-KTP ini.

Begitu juga dengan turun kelapangan menjemput bola bagi masyarakat yang belum merekam, kecuali pada wilayah zona merah pihaknya tidak bisa melakukan jemput bola.

"Hari ini dengan model pelayanan capil tetap kita Fasilitasi, di kantor tetap kita lakukan pelayanan tatap muka, karena perekaman KTP ini tidak bisa melalui daring, karena megang jari orang, rekam mata orang" ujarnya.

"Di era pandemi juga kita lakukan pelayanan lewat daring, berbasis nomor handphone dan email, sehingga nanti masyarakat bisa mencetak dirumah dan mengakses kegiatan capil lewat onlin," katanya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved