Breaking News:

Hasil Survei, Mayoritas Setuju Aparat Makin Semena-mena Terhadap Masyarakat Berseberangan Politik

Hasil Survei Indikator Politik Indonesia (IPI), mayoritas responden setuju bahwa aparat semakin semena-mena terhadap masyarakat

Editor: Rahimin
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN Aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa aksi saat demonstrasi di Gambir, Jakarta, Selasa (13/10/2020). Demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja berakhir ricuh. 

TRIBUNJAMBI.COM - Hasil Survei Indikator Politik Indonesia (IPI), mayoritas responden setuju bahwa aparat semakin semena-mena terhadap masyarakat yang berbeda pandangan politik dengan penguasa.

Direktur Eksekutif IPI Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, berdasarkan survei yang digelar 24 hingga 30 September 2020, sebanyak 19,8 persen responden menyatakan setuju bahwa aparat semakin semena-mena. Kemudian, 37,9 persen resmponden menyatakan agak setuju.

"Jadi, kalau saya gabung (jawaban) yang setuju dan agak setuju, itu mayoritas," ujar Burhanuddin dalam pemaparan hasil survei secara virtual, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Hina Nahdlatul Ulama, Gus Nur Ditahan Polisi 20 Hari di Rutan Bareskrim Polri

Baca juga: Video Habib Rizieq Sebut akan Pulang ke Indonesia untuk Berjuang Bersama Umat, Kabar Pencekalan?

Baca juga: Anggota Pol PP Kaget Temukan Beberapa Terapis dan Pelanggan Tanpa Busana di Griya Pijat Eiffel

Sebab, jumlah responden yang menjawab kurang setuju sebesar 31,8 persen dan 4 persen menyatakan tidak setuju sama sekali.

Sehingga, apabila diakumulasikan, responden yang masuk kategori tak setuju bahwa aparat semakin semena-mena terhadap masyarakat yang berbeda pandangan politik dengan penguasa, yakni sebesar 35,8 persen.

Adapun, responden yang tidak menjawab atau mengaku tak tahu, yakni sebesar 5,8 persen. Dengan temuan itu, Burhanuddin mengingatkan agar Presiden Joko Widodo berhati- hati karena lonceng menurunya kebebasan sipil telah berbunyi.

"Beliau sebagai Presiden yang lahir di era reformasi semestinya menjaga warisan paling mahal reformasi, yaitu kebebasan atau demokrasi," terang Burhanuddin.

Adapun, survei ini dilakukan terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak dan tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Istri Polisi Jadi Tersangka Kasus Investasi Bodong, Imingi Belasan Emak-emak Dapat Bunga Besar

Baca juga: Daftar 17 Wilayah Merasakan Guncangan Dari Gempa Pangandaran 5,9 Magnitudo, Warga Berhamburan Keluar

Baca juga: Pemilihan Presiden Digelar 2020, Elektabilitas Ganjar Paling Tinggi, Prabowo Urutan Kedua

Metode survei dilaksanakan melalui wawancara telepon dengan margin error kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei IPI: Mayoritas Setuju Aparat Semena-mena Terhadap yang Berseberangan Secara Politik", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved