Selasa, 14 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Wow, Semua Personel Layanan Jasa Perbaikan Korea Selatan Ini Perempuan !

Layanan jasa perbaikan yang digagas Ahn Hyung-seon ini tengah ramai diperbincangkan karena dilakukan oleh para perempuan

Editor: Fitri Amalia
https://www.kompas.com/tren/image/2020/10/17/111828265/viral-layanan-jasa-perbaikan-dengan-semua-personelnya-perempuan?page=1
Tangkapan layar video BBC via Kompas.com tentang Ahn Hyung-seon yang membuka layanan jasa perbaikan dan pekerjanya semua perempuan 

TRIBUNJAMBI.COM - Siapa bilang jasa perbaikan atau reparasi hanya ditekuni kaum pria.

Sebuah layanan jasa perbaikan di Korea Selatan menepis pandangan tersebut.

Layanan jasa perbaikan yang digagas oleh seorang perempuan bernama Ahn Hyung-seon ini tengah ramai diperbincangkan karena dilakukan oleh para perempuan.

Unggahan mengenai layanan ini berawal dari laporan berita dari BBC, 14 Oktober 2020 yang dibagikan di Twiiter.

Unggahan dari BBC di re-tweet akun @margianta dengan ditambahi keterangan berikut ini:

"Kekerasan seksual di Korea Selatan meningkat 2x lipat dalam 10 tahun terakhir. Mayoritas korbannya perempuan.

Melihat ini, Ahn Hyung-seon akhirnya buka jasa reparasi oleh pekerja perempuan, untuk para perempuan yg takut rumahnya kedatangan laki2 asing."

Unggahan tersebut kini disukai 17.800, di-retweet 7.300 dan dikomentari 104 orang.

Dikutip dari wawancara dengan BBC, Ahn Hyung-seon mengaku terinspirasi membuka layanan jasa reparasi berawal dari pengalaman hidupnya sendiri.

Saat masih kecil, ia mengaku suka bermain dengan alat-alat dan merapikan kotak-kotak peralatan.

Baca juga: Masa Pandemi, Ombudsman RI Kartu Kuning Pelayanan Publik, Perlu Adanya Penyederhanaan

Baca juga: Satu Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Pelayanan di Puskesmas I Kuala Tungkal Tetap Berjalan

Namun, orang-orang selalu mengatakan bahwa hal-hal seperti itu bukan untuk anak perempuan.

Kemudian, setelah dewasa dan hidup sendiri selama 10 tahun, ia menyadari, setiap ada yang rusak di rumahnya dan harus memanggil jasa perbaikan, hanya personel laki-laki yang selalu datang.

"Mengapa tidak ada perempuan di sektor ini," kata dia.

Pertanyaan ini pun menjadi salah satu alasan yang membuatnya membuka layanan jasa perbaikan dengan semua personelnya perempuan.

Tidak hanya untuk memberdayakan para perempuan, layanan ini disebut bertujuan untuk membantu mereka yang tidak nyaman saat membiarkan laki-laki tidak dikenal masuk ke rumahnya.

Baca juga: Rahmat Furniture Menawarkan Rak Bunga Unik Berbahan Kayu

"Mempertimbangkan apa yang terjadi di Korea, mungkin akan menjadi tidak nyaman. Kasus-kasus pendobrakan masuk terus meningkat dan menimbulkan kekhawatiran," tuturnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved